MANFAAT KAYU MANIS DAN MADU
Perpaduan kayu manis dan madu ternyata dapat menyembuhkan banyak penyakit. Untungnya bagi kita, keduanya bisa didapat dengan mudah dimana-mana dan tanpa efek samping. Para ilmuwan modern saat ini juga telah setuju akan khasiat kayu manis dan madu yang menakjubkan dalam menyembuhkan berbagai penyakit.
Para ilmuwan hari ini menyatakan bahwa walaupun madu itu manis, tapi jika dikonsumsi dengan dosis yang tepat, tidak akan membahayakan penderita diabetes. Weekly World News, sebuah majalah di Kanada, edisi 17 Januari 1995, memberikan list berikut akan khasiat kayu manis dan madu, dari hasil temuan para ilmuwan Barat.
Penyakit Jantung
Oleskan madu dan bubuk kayu manis pada roti Anda, sebagai pengganti selai atau jelly, dan konsumsilah tiap sarapan. Ini bermanfaat dalam mengurangi kadar kolesterol dalam arteri dan menyelamatkan pasien dari sakit jantung. Bagi mereka yang pernah mengalami serangan jantung sebelumnya, tapi jika punya kebiasaan ini, akan membantu mereka untuk tidak mengalami serangan jantung berikutnya. Penggunaan secara teratur resep sarapan ini membantu meringankan sesak nafas dan memperkuat jantung.
Di Amerika dan Kanada, banyak perawat rumah telah sukses merawat para pasien dengan resep ini dan mendapati bahwa seiring bertambahnya usia, arteri dan pembuluh darah kehilangan fleksibilitasnya dan mulai tersumbat, tapi kayu manis dan madu memperbaiki arteri dan pembuluh darah.
Arthritis
Pasien arthritis bisa mengkonsumsi setiap hari, pagi dan malam, secangkir air hangat yang dicampur dengan dua sendok makan madu dan satu sendok makan bubuk kayu manis. Jika resep ini dikonsumsi secara teratur, bahkan arthritis kronis pun bisa sembuh. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Copenhagen University, ditemukan bahwa ketika para dokter merawat pasien mereka dengan paduan satu sendok makan madu dan setengah sendok teh bubuk kayu manis sebelum sarapan, ternyata seminggu kemudian, dari 200 pasien, 73 diantaranya sembuh total dari rasa sakit arthritis, dan dalam sebulan kebanyakan dari pasien yang tidak bisa berjalan atau bergerak karena arthritis, kemudian mulai bisa berjalan tanpa rasa sakit lagi.
Infeksi Kandung Kemih
Minumlah segelas air hangat yang dicampur dengan dua sendok makan bubuk kayu manis dan satu sendok teh madu. Larutan ini membunuh kuman-kuman dalam kantung kemih.
Demam
Pasien yang menderita demam biasa atau tinggi bisa mengkonsumsi segelas air hangat yang dicampur dengan satu sendok makan madu dengan ¼ sendok makan bubuk kayu manis tiga kali sehari. Jika dilakukan dengan teratur, akan menyembuhkan demam, batuk kronis dan melegakan sinus.
Sakit Perut
Madu dicampur dengan bubuk kayu manis dapat menyembuhkan sakit perut dan juga mengatasi luka pada perut (saluran pencernaan).
Perut Kembung
Berdasarkan penelitian di India dan Jepang, ditemukan bahwa madu yang dicampur dengan bubuk kayu manis dapat meredakan perut kembung.
Sistem Imun
Mengkonsumsi madu dan bubuk kayu manis dapat meningkatkan sistem imun dan melindungi tubuh dari serangan bakteri dan virus. Para ilmuwan telah menemukan bahwa madu memiliki kandungan vitamin dan zat besi dalam jumlah banyak. Secara teratur mengkonsumsi madu akan memperkuat sel darah putih melawan bakteri dan virus.
Pencernaan
Bubuk kayu manis yang ditaburkan pada 2 sendok makan madu sebelum makan berkhasiat mengurangi asam lambung berlebih dan membantu proses pencernaan makanan berat.
Influenza
Seorang ilmuwan Spanyol telah membuktikan bahwa madu mengandung suatu komposisi alami yang membunuh kuman influenza dan menyembuhkan pasien dari flu.
Panjang Umur
Teh dicampur dengan madu dan bubuk kayu manis, jika dikonsumsi secara teratur akan memberikan khasiat panjang umur. Campurkan 4 sendok makan madu, 1 sendok makan bubuk kayu manis, dengan tiga cangkir air, kemudian panaskan seperti membuat teh. Minum ¼ cangkir dari larutan tersebut 3-4 kali sehari. Ini akan membuat kulit tetap segar, lembut, dan terlihat awet muda. Umur Anda akan lebih panjang dan bahkan ketika mencapai usia 100 tahun, Anda akan tetap mampu bekerja.
Jerawat
Campurkan 3 sendok makan madu dengan satu bubuk kayu manis menjadi suatu krim. Oleskan krim ini pada jerawat sebelum tidur dan basuhlah keesokan harinya dengan air hangat. Jika dilakukan setiap hari selama 2 minggu, ini akan mengenyahkan jerawat sampai keakarnya.
Infeksi Kulit
Mengoleskan madu dan bubuk kayu manis dalam takaran sama pada kulit yang bermasalah akan menyembuhkan eksim, kurap, dan semua jenis infeksi kulit.
Menurunkan Berat Badan
Setiap hari sebelum sarapan (perut masih kosong) dan setiap malam sebelum tidur, minumlah madu dan bubuk kayu manis yang dipanaskan dalam secangkir air. Jika dikonsumsi secara teratur, akan membantu menurunkan berat badan bahkan pada penderita obesitas parah. Selain itu, larutan ini jika diminum teratur akan mencegah lemak untuk berakumulasi dalam tubuh walaupun Anda makan makanan berkalori tinggi.
Kanker
Penelitian akhir-akhir ini di Jepang dan Australia telah mengungkapkan bahwa kanker perut dan tulang stadium lanjut dapat disembuhkan dengan sukses, dimana para pasien mengkonsumsi satu sendok makan madu dengan satu sendok teh bubuk kayu selama sebulan tiga kali sehari.
Letih Lesu
Penelitian akhir-akhir ini telah menunjukkan bahwa gula yang terkandung dalam madu lebih memiliki efek menyembuhkan dibandingkan mengganggu kesehatan. Manula yang mengkonsumsi madu dan bubuk kayu manis dengan kadar yang sama, tubuhnya akan lebih segar dan berkonsentrasi penuh. Dr. Milton yang melakukan penelitian terhadap madu dan bubuk kayu manis, menyatakan bahwa setengah sendok makan madu dilarutkan ke dalam segelas air dan ditaburkan bubuk kayu manis, jika dikonsumsi setelah sikat gigi pagi dan sekitar jam 3 siang, akan meningkatkan vitalitas seseorang yang mengalami letih lesu dalam waktu 1 minggu.
Bau Mulut Tak Sedap
Orang-orang Amerika Selatan, hal pertama yang dilakukan tiap paginya adalah berkumur dengan satu sendok teh madu dan bubuk kayu manis yang dilarutkan ke dalam air hangat. Kebiasaan ini membuat nafas mereka tetap segar sepanjang hari.
Kehilangan Pendengaran
Mengkonsumsi madu dan bubuk kayu manis dalam takaran sama setiap pagi dan malam akan memulihkan pendengaran yang bermasalah.
Resep-resep di atas sangatlah murah dan mudah untuk dilaksanakan. Jika Anda mengalami salah satu dari masalah kesehatan di atas, tidak ada salah dan ruginya untuk mencobanya, walaupun tidak menjamin kesembuhan 100% (kesembuhan ada di tangan Tuhan), dibandingkan menghabiskan banyak uang untuk obat-obatan kimia yang memiliki efek samping
Via Internet,4 Januari 2011
Jumat, 23 Desember 2011
Pemrograman Komputer
LABORATORIUM TEKNIK KIMIA NAMA : M.khadik asrori
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI NPM : 10330100011
UPN “VETERAN” JAWA TIMUR ROMB/GROUP : 2/D
NPM/TEPRAK : 1033010015/
Nurul amalia
Praktikum : Pemrograman Komputer
Percobaan : IF-THEEN-ELSE, CASE OF
Tanggal : 26 MEI 2011
Pembimbing : Ir.Sintha Soraya Santi,MT LAPORAN RESMI
________________________________________
SOAL:
1. Jelaskan perbedaan antara penggunaan statemen perulangan for-to-do, while-do, repeatuntil, dan for-downto-do! Dan juga buatlah contoh program beserta flowchart yang menjelaskan perbedaan penggunaannya!
NB:
Program yang dibuat tidak boleh sama dengan yang ada di modul dan tiap praktikan harus berbeda.
JAWABAN:
1. Statemen for-to-do
Perulangan positif adalah perulangan dengan penghitung dari kecil ke besar atau pertambahan positif. Perulangan positif dapat dibentuk dengan menggunakan pernyataanFor - To- Do
Contoh:
PROGRAM FOR_TO_DO;
uses wincrt;
Var
I:integer;
Begin
clrscr;
For I:= 1 to 5 do
writeln ('liea dwi rahayu');
End.
Hasil:
Flowchart:
Statemen while-do
Pernyataan while-do atau lebih dikenal dengan pernyataan while adalah pernyataan yang akan mengulang/mengeksekusi pernyataan lain selama beberapa kondisi masih bernilai true. Berikut adalah struktur dari pernyataan while-do.
While ( condition ) Do ( Statement );
Contoh :
program program_looping_while;
uses wincrt;
var a,b:shortint;
begin
write(' Masukkan nilai : ');
readln(b);
writeln;
a := 1;
While a <= b Do
Begin
Writeln('Kalimat ini diulang sejumlah nilai yang anda masukkan');
a := a + 1;
End;
end.
Hasil:
FLOWCHART:
Statemen repeat until
Perulangan menggunakan repeat until sebenarnya hampir sama dengan perulangan menggunakan while-do hanya bedanya jika menggunakan while, perulangan akan dilakukan selama kondisi bernilai benar tapi jika menggunakan repeat perulangan akan berhenti jika suatu kondisi terpenuhi. Berikut adalah struktur statement perulangan repeat-until.
Repeat
( Statement );
…
Until ( Condition );
Contoh :
Program
program looping_dengan_repeat;
uses wincrt;
var a,b : integer;
begin
write('Masukkan sembarang angka (dibawah 25) : ');
readln(b);
writeln;
a := 0;
repeat
writeln('Kalimat ini diulang sejumlah angka yang anda masukkan');
a := a+1;
until a = b;
end.
Hasil:
Flowchart:
Statemen for-down to-do
Perulangan dengan for adalah jenis perulangan yang menggunakan counter maksudnya perulangan jenis ini menggunakan kelipatan satu. Yaitu perulangan naik satu (for-to) dan perulangan turun satu (down-to)
Contoh program
Program down_to_do;
Uses wincrt;
Var
i : Integer;
Begin
For i := 15 DownTo 1 Do ;
Write (i:5);
End.
Hasil:
Flowchart:
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI NPM : 10330100011
UPN “VETERAN” JAWA TIMUR ROMB/GROUP : 2/D
NPM/TEPRAK : 1033010015/
Nurul amalia
Praktikum : Pemrograman Komputer
Percobaan : IF-THEEN-ELSE, CASE OF
Tanggal : 26 MEI 2011
Pembimbing : Ir.Sintha Soraya Santi,MT LAPORAN RESMI
________________________________________
SOAL:
1. Jelaskan perbedaan antara penggunaan statemen perulangan for-to-do, while-do, repeatuntil, dan for-downto-do! Dan juga buatlah contoh program beserta flowchart yang menjelaskan perbedaan penggunaannya!
NB:
Program yang dibuat tidak boleh sama dengan yang ada di modul dan tiap praktikan harus berbeda.
JAWABAN:
1. Statemen for-to-do
Perulangan positif adalah perulangan dengan penghitung dari kecil ke besar atau pertambahan positif. Perulangan positif dapat dibentuk dengan menggunakan pernyataanFor - To- Do
Contoh:
PROGRAM FOR_TO_DO;
uses wincrt;
Var
I:integer;
Begin
clrscr;
For I:= 1 to 5 do
writeln ('liea dwi rahayu');
End.
Hasil:
Flowchart:
Statemen while-do
Pernyataan while-do atau lebih dikenal dengan pernyataan while adalah pernyataan yang akan mengulang/mengeksekusi pernyataan lain selama beberapa kondisi masih bernilai true. Berikut adalah struktur dari pernyataan while-do.
While ( condition ) Do ( Statement );
Contoh :
program program_looping_while;
uses wincrt;
var a,b:shortint;
begin
write(' Masukkan nilai : ');
readln(b);
writeln;
a := 1;
While a <= b Do
Begin
Writeln('Kalimat ini diulang sejumlah nilai yang anda masukkan');
a := a + 1;
End;
end.
Hasil:
FLOWCHART:
Statemen repeat until
Perulangan menggunakan repeat until sebenarnya hampir sama dengan perulangan menggunakan while-do hanya bedanya jika menggunakan while, perulangan akan dilakukan selama kondisi bernilai benar tapi jika menggunakan repeat perulangan akan berhenti jika suatu kondisi terpenuhi. Berikut adalah struktur statement perulangan repeat-until.
Repeat
( Statement );
…
Until ( Condition );
Contoh :
Program
program looping_dengan_repeat;
uses wincrt;
var a,b : integer;
begin
write('Masukkan sembarang angka (dibawah 25) : ');
readln(b);
writeln;
a := 0;
repeat
writeln('Kalimat ini diulang sejumlah angka yang anda masukkan');
a := a+1;
until a = b;
end.
Hasil:
Flowchart:
Statemen for-down to-do
Perulangan dengan for adalah jenis perulangan yang menggunakan counter maksudnya perulangan jenis ini menggunakan kelipatan satu. Yaitu perulangan naik satu (for-to) dan perulangan turun satu (down-to)
Contoh program
Program down_to_do;
Uses wincrt;
Var
i : Integer;
Begin
For i := 15 DownTo 1 Do ;
Write (i:5);
End.
Hasil:
Flowchart:
STATEMENT DIM
LABORATORIUM TEKNIK KIMIA Nama : M.Khadik Asrori
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI NPM/smtr :10033010011/ II
UPN “VETERAN”JAWA TIMUR Romb/group: II/ D
NPM/Teman praktek : 1033010015/ Nurul Amalia
Praktikum: STATEMENT DIM
Percobaan: IV
Tanggal : 14 APRIL 2011
Pembimbing: Ir. Shinta Soraya Santi,MT LAPORAN RESMI
SOAL :
1. Apa yang dimaksud dengan statement DIM ? jelaskan dan berikan aplikasinya .
2. Sebutkan macam – macam DIM dan jelaskan !
3. Buat program dan flowchat program statement DIM .!
a. Output matriks terdiri dari 5 matriks dan menggunakan statement tambahan SELECT CASE
b. setiap matriks terdiri jumlah baris = NPM + 1,dan kolom = 5
c. setiap grup harus berbeda
JAWABAN
1.
Pernyataan DIM terdiri dari sejumlah pernyataan, diikuti oleh DIM kata kunci, diikuti oleh satu atau lebih nama array, dipisahkan dengan nama commas. Each array harus diikuti oleh atau dua kostanta integer (satu untuk daftar, dua untuk tabel) tertutup dalam tanda kurung dan, jika dua bilangan bulat yang ditampilkan, dipisahkan oleh sebuah integer coman.these menunjukkan volue maksimum setiap subskrip yang diizinkan dalam array.
Contoh :
A untuk adalah untuk mengandung tabel numerik yang disebut A, dua daftar numerik disebut B dan C dan daftar string disebut F $. Tabel adalah memiliki 50 baris dan 100 kolom, B dan C akan memiliki 100 elemen dan 50 unsur masing-masing, dan F $ akan berisi 65 elemets. maka program ini mungkin berisi statament DIM berikut.
20 DIM A (50100), B (100), C (50), F $ (65)
Pernyataan ini sebenarnya cadangan 51 baris dan 101 kolom untuk A, 101 elemen untuk B, 51 unsur C dan 66 elemen untuk M $. sehingga array yang sedikit lebih besar daripada yang diperlukan Namun,. programmer banyak yang memilih memiliki subscript dimulai dengan RAB dari 1 rathet dari 0, karena pikir mereka bekerja dengan variabel.under aljabar subscript cirtumstances ini adalah esiest untuk menulis pernyataan DIM seperti ditunjukkan di atas.
Sebuah pernyataan DIM dapat muncul di mana saja dalam program BASIC. Namun, itu adalah praktek pemrograman yang baik untuk menempatkan pernyataan DIM di awal program, dimana ukuran array maxsimum mudah dan cepat.
Daftar memiliki sedikit dari 11 elemen dan tabel memiliki kurang dari 121 elemen juga dapat dimasukkan dalam ststement DIM, meskipun mungkin tidak diperlukan untuk melakukan sehingga ini akan menyebabkan lebih sedikit kata-kata penyimpanan untuk disediakan dalam memori komputer. Hati-hati diperlukan dengan tabel, namun karena salah satu subskrip dapat melebihi nilai 10 meskipun jumlah elemen kurang dari 121.ketika ini terjadi pernyataan DIM harus digunakan kita akan melihat situasi seperti dalam contoh berikut ini .
Contoh :
Sebuah program berisi pernyataan berikut DIM
30 DIM P (6), Q (10), R (5,15)
Hal ini menyebabkan 7 kata penyimpanan yang disediakan untuk 7 unsur P, 11 kata-kata untuk Q dan 96 kata (6 baris, 16 kolom) untuk tabel R.
Dimasukkannya P dan Q dalam laporan DIM benar-benar tidak diperlukan, karena penyimpanan yang cukup akan ditugaskan automatically.note, bagaimanapun, bahwa dengan memasukkan P dalam laporan DIM kami menyelamatkan 4 kata-kata dari penyimpanan.pada sisi lain, R tabel harus disertakan dalam laporan DIM sejak 10.ini subskrip exeeds kedua adalah benar meskipun jumlah kata yang dibutuhkan oleh R kurang dari 121.
Kita akan melihat contoh dari program complate membutuhkan adanya pernyataan leter DIM dalam bab ini.
2.
ARRAY DIMENSI SATU
Arry dimensi satu disebut juga dengan vector ,adalah sebuah array yang terdiri dari sejumlah elemen data ,dan posisi setiap elemen ditentukan oleh sebuah subskrib.setiap array harus di deklarasikan terlebih dahulu,hal ini di gunakan untuk mengalokasikan ruang memori yang akan di gunakan dan juga menentukan tipe data dari elemen arry.
Bentuk umum deklarasi array dimensi satu adalah :
DIM namavar ({cacah|awal to akhir} ) {As tipe}
Dengan cacah : banyaknya element array
Awal : nomor awal subskrib
Akhir : nomor akhir subskrib
Tipe : tipe data element array.
ARRAY DIMENSI DUA
Array dimensi dua ,lebih dikenal dengan matriks satu atau tabel,adalah sekumpulan elemen yang sejenis ,dan posisi setiap elemennya ditentukan oleh dua buah subskrib yaitu nomor baris dan nomor kolom.
Bentuk umum deklarasi array dimensi 2 adalah :
DIM namavar (baris ,kolom) {As tipe}
Dengan namavar : nama variabel yang akan di deklarasikan sebagai array dua dimensi
Baris : cacah baris
Kolom : cacah kolom
ARRAY DIMENSI BANYAK
Array dimensi banyak merupakan array yang dimensinya lebih dari satu
3.
5 CLS
12 PRINT " 1.MATRIKS A"
13 PRINT " 2.MATRIKS B "
15 PRINT " 3. MATRIKS C "
16 PRINT " 4. MATRIKS D "
18 PRINT " 5. MATRIKS E "
20 INPUT " PILIHAN 1 - 5 ="; PILIH
25 SELECT CASE PILIH
CASE 1
32 PRINT " MATRIKS A "
35 DIM A(2, 5)
40 FOR B = 1 TO 2
45 FOR C = 1 TO 5
50 READ A(B, C)
55 PRINT A(B, C),
60 NEXT C
65 PRINT
70 NEXT B
75 PRINT
80 DATA 4,9,7,3,5,4,7,9,3,3
82 GOTO 20
CASE 2
95 PRINT " MATRIKS B "
100 DIM X(2, 5)
110 FOR Y = 1 TO 2
115 FOR Z = 1 TO 5
120 READ X(Y, Z)
125 PRINT X(Y, Z),
130 NEXT Z
140 PRINT
145 NEXT Y
150 PRINT
155 DATA 5,4,6,8,3,4,2,1,6,7
152 GOTO 20
CASE 3
172 PRINT " MATRIKS C"
175 DIM SS(2, 5)
180 FOR DD = 1 TO 2
185 FOR FF = 1 TO 5
190 READ SS(DD, FF)
195 PRINT SS(DD, FF),
200 NEXT FF
210 PRINT
215 NEXT DD
220 PRINT
225 DATA 8,9,6,7,22,3,5,7,5,4
230 GOTO 20
CASE 4
252 PRINT " MATRIKS D "
255 DIM M(2, 5)
260 FOR N = 1 TO 2
265 FOR B = 1 TO 5
270 READ M(N, B)
275 PRINT M(N, B),
280 NEXT B
285 PRINT
290 NEXT N
295 PRINT
297 DATA 11,3,1,4,12,8,9,7,9,5
298 GOTO 20
CASE 5
312 PRINT " MATRIKS E "
315 DIM LL(2, 5)
320 FOR KK = 1 TO 2
325 FOR JJ = 1 TO 5
330 READ LL(KK, JJ)
340 PRINT LL(KK, JJ),
345 NEXT JJ
350 PRINT
355 NEXT KK
360 PRINT
365 DATA 5,6,4,3,3,2,5,6,8,5
420 END SELECT
450 END
Jawaban :
1.MATRIKS A
2.MATRIKS B
3. MATRIKS C
4. MATRIKS D
5. MATRIKS E
PILIHAN 1 - 5 =? 1
MATRIKS A
4 9 7 3 5
4 7 9 3 3
PILIHAN 1 - 5 =? 4
MATRIKS D
5 4 6 8 3
4 2 1 6 7
PILIHAN 1 - 5 =? 3
MATRIKS C
8 9 6 7 22
3 5 7 5 4
PILIHAN 1 - 5 =? 2
MATRIKS B
11 3 1 4 12
8 9 7 9 5
PILIHAN 1 - 5 =? 5
MATRIKS E
5 6 4 3 3
2 5 6 8 5
FLOWCHAT
YA TIDAK
YA YA
YA YA
TIDAK TIDAK TIDAK
YA YA YA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI NPM/smtr :10033010011/ II
UPN “VETERAN”JAWA TIMUR Romb/group: II/ D
NPM/Teman praktek : 1033010015/ Nurul Amalia
Praktikum: STATEMENT DIM
Percobaan: IV
Tanggal : 14 APRIL 2011
Pembimbing: Ir. Shinta Soraya Santi,MT LAPORAN RESMI
SOAL :
1. Apa yang dimaksud dengan statement DIM ? jelaskan dan berikan aplikasinya .
2. Sebutkan macam – macam DIM dan jelaskan !
3. Buat program dan flowchat program statement DIM .!
a. Output matriks terdiri dari 5 matriks dan menggunakan statement tambahan SELECT CASE
b. setiap matriks terdiri jumlah baris = NPM + 1,dan kolom = 5
c. setiap grup harus berbeda
JAWABAN
1.
Pernyataan DIM terdiri dari sejumlah pernyataan, diikuti oleh DIM kata kunci, diikuti oleh satu atau lebih nama array, dipisahkan dengan nama commas. Each array harus diikuti oleh atau dua kostanta integer (satu untuk daftar, dua untuk tabel) tertutup dalam tanda kurung dan, jika dua bilangan bulat yang ditampilkan, dipisahkan oleh sebuah integer coman.these menunjukkan volue maksimum setiap subskrip yang diizinkan dalam array.
Contoh :
A untuk adalah untuk mengandung tabel numerik yang disebut A, dua daftar numerik disebut B dan C dan daftar string disebut F $. Tabel adalah memiliki 50 baris dan 100 kolom, B dan C akan memiliki 100 elemen dan 50 unsur masing-masing, dan F $ akan berisi 65 elemets. maka program ini mungkin berisi statament DIM berikut.
20 DIM A (50100), B (100), C (50), F $ (65)
Pernyataan ini sebenarnya cadangan 51 baris dan 101 kolom untuk A, 101 elemen untuk B, 51 unsur C dan 66 elemen untuk M $. sehingga array yang sedikit lebih besar daripada yang diperlukan Namun,. programmer banyak yang memilih memiliki subscript dimulai dengan RAB dari 1 rathet dari 0, karena pikir mereka bekerja dengan variabel.under aljabar subscript cirtumstances ini adalah esiest untuk menulis pernyataan DIM seperti ditunjukkan di atas.
Sebuah pernyataan DIM dapat muncul di mana saja dalam program BASIC. Namun, itu adalah praktek pemrograman yang baik untuk menempatkan pernyataan DIM di awal program, dimana ukuran array maxsimum mudah dan cepat.
Daftar memiliki sedikit dari 11 elemen dan tabel memiliki kurang dari 121 elemen juga dapat dimasukkan dalam ststement DIM, meskipun mungkin tidak diperlukan untuk melakukan sehingga ini akan menyebabkan lebih sedikit kata-kata penyimpanan untuk disediakan dalam memori komputer. Hati-hati diperlukan dengan tabel, namun karena salah satu subskrip dapat melebihi nilai 10 meskipun jumlah elemen kurang dari 121.ketika ini terjadi pernyataan DIM harus digunakan kita akan melihat situasi seperti dalam contoh berikut ini .
Contoh :
Sebuah program berisi pernyataan berikut DIM
30 DIM P (6), Q (10), R (5,15)
Hal ini menyebabkan 7 kata penyimpanan yang disediakan untuk 7 unsur P, 11 kata-kata untuk Q dan 96 kata (6 baris, 16 kolom) untuk tabel R.
Dimasukkannya P dan Q dalam laporan DIM benar-benar tidak diperlukan, karena penyimpanan yang cukup akan ditugaskan automatically.note, bagaimanapun, bahwa dengan memasukkan P dalam laporan DIM kami menyelamatkan 4 kata-kata dari penyimpanan.pada sisi lain, R tabel harus disertakan dalam laporan DIM sejak 10.ini subskrip exeeds kedua adalah benar meskipun jumlah kata yang dibutuhkan oleh R kurang dari 121.
Kita akan melihat contoh dari program complate membutuhkan adanya pernyataan leter DIM dalam bab ini.
2.
ARRAY DIMENSI SATU
Arry dimensi satu disebut juga dengan vector ,adalah sebuah array yang terdiri dari sejumlah elemen data ,dan posisi setiap elemen ditentukan oleh sebuah subskrib.setiap array harus di deklarasikan terlebih dahulu,hal ini di gunakan untuk mengalokasikan ruang memori yang akan di gunakan dan juga menentukan tipe data dari elemen arry.
Bentuk umum deklarasi array dimensi satu adalah :
DIM namavar ({cacah|awal to akhir} ) {As tipe}
Dengan cacah : banyaknya element array
Awal : nomor awal subskrib
Akhir : nomor akhir subskrib
Tipe : tipe data element array.
ARRAY DIMENSI DUA
Array dimensi dua ,lebih dikenal dengan matriks satu atau tabel,adalah sekumpulan elemen yang sejenis ,dan posisi setiap elemennya ditentukan oleh dua buah subskrib yaitu nomor baris dan nomor kolom.
Bentuk umum deklarasi array dimensi 2 adalah :
DIM namavar (baris ,kolom) {As tipe}
Dengan namavar : nama variabel yang akan di deklarasikan sebagai array dua dimensi
Baris : cacah baris
Kolom : cacah kolom
ARRAY DIMENSI BANYAK
Array dimensi banyak merupakan array yang dimensinya lebih dari satu
3.
5 CLS
12 PRINT " 1.MATRIKS A"
13 PRINT " 2.MATRIKS B "
15 PRINT " 3. MATRIKS C "
16 PRINT " 4. MATRIKS D "
18 PRINT " 5. MATRIKS E "
20 INPUT " PILIHAN 1 - 5 ="; PILIH
25 SELECT CASE PILIH
CASE 1
32 PRINT " MATRIKS A "
35 DIM A(2, 5)
40 FOR B = 1 TO 2
45 FOR C = 1 TO 5
50 READ A(B, C)
55 PRINT A(B, C),
60 NEXT C
65 PRINT
70 NEXT B
75 PRINT
80 DATA 4,9,7,3,5,4,7,9,3,3
82 GOTO 20
CASE 2
95 PRINT " MATRIKS B "
100 DIM X(2, 5)
110 FOR Y = 1 TO 2
115 FOR Z = 1 TO 5
120 READ X(Y, Z)
125 PRINT X(Y, Z),
130 NEXT Z
140 PRINT
145 NEXT Y
150 PRINT
155 DATA 5,4,6,8,3,4,2,1,6,7
152 GOTO 20
CASE 3
172 PRINT " MATRIKS C"
175 DIM SS(2, 5)
180 FOR DD = 1 TO 2
185 FOR FF = 1 TO 5
190 READ SS(DD, FF)
195 PRINT SS(DD, FF),
200 NEXT FF
210 PRINT
215 NEXT DD
220 PRINT
225 DATA 8,9,6,7,22,3,5,7,5,4
230 GOTO 20
CASE 4
252 PRINT " MATRIKS D "
255 DIM M(2, 5)
260 FOR N = 1 TO 2
265 FOR B = 1 TO 5
270 READ M(N, B)
275 PRINT M(N, B),
280 NEXT B
285 PRINT
290 NEXT N
295 PRINT
297 DATA 11,3,1,4,12,8,9,7,9,5
298 GOTO 20
CASE 5
312 PRINT " MATRIKS E "
315 DIM LL(2, 5)
320 FOR KK = 1 TO 2
325 FOR JJ = 1 TO 5
330 READ LL(KK, JJ)
340 PRINT LL(KK, JJ),
345 NEXT JJ
350 PRINT
355 NEXT KK
360 PRINT
365 DATA 5,6,4,3,3,2,5,6,8,5
420 END SELECT
450 END
Jawaban :
1.MATRIKS A
2.MATRIKS B
3. MATRIKS C
4. MATRIKS D
5. MATRIKS E
PILIHAN 1 - 5 =? 1
MATRIKS A
4 9 7 3 5
4 7 9 3 3
PILIHAN 1 - 5 =? 4
MATRIKS D
5 4 6 8 3
4 2 1 6 7
PILIHAN 1 - 5 =? 3
MATRIKS C
8 9 6 7 22
3 5 7 5 4
PILIHAN 1 - 5 =? 2
MATRIKS B
11 3 1 4 12
8 9 7 9 5
PILIHAN 1 - 5 =? 5
MATRIKS E
5 6 4 3 3
2 5 6 8 5
FLOWCHAT
YA TIDAK
YA YA
YA YA
TIDAK TIDAK TIDAK
YA YA YA
Introduction Pascal 3
LABORATORIUM TEKNIK KIMIA Nama : M.Khadik Asrori
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI NPM/smtr :10033010011/ II
UPN “VETERAN”JAWA TIMUR Romb/group: II/ D
NPM/Teman praktek : 1033010015/ Nurul Amalia
Praktikum: Introduction Pascal
Percobaan: v
Tanggal : 26 mei 2011
Pembimbing: Ir. Shinta Soraya Santi,MT LAPORAN RESMI
SOAL :
1. Jelaskan secara singkat tentang sejarah penemuan Turbo Pascal!
2. Jelaskan dan berikan contoh tentang perbedaan antara identifier, variabel, dan
constanta!
3. Sebutkan dan jelaskan macam-macam tipe data identifier variabel yang digunakan dalam program pascal!
4. Jelaskan perbedaan penggunaan statemen kendali antara statemen if-then, if-then-else dan case of !
5. Kerjakan latihan 8 dan 14 yang ada di modul kalian, dan juga buatlah flowchart dari program tersebut!
Note :
* Jawaban / Penyelesaian No 1 – 4 Masing – masing Setiap Praktikan WAJIB BEDA!
JAWABAN
1. Bahasa pascal merupakan bahasa yang sangat populer di dunia, terlebih karena digunakan sebagai bahasa untuk mengajarkan pemrograman terstruktur bagi para mahasiswa di pelbagai perguruan tinggi, baik di indonesia maupun di negara lainnya. Sebagai bahasa pemrograman yang terstruktur, bahasa ini menyediakan sejumlah kontrol (berupa REPEAT,WHILE, dan FOR) serta mendukung pembuatan program yang tersusun atas sejumlah blok-blok kecil. Blok –blok kecil kecil ini dapat dipakai untuk membentuk blok yang lebih besar, dan secara keseluruhan membentuk program kerja. Keuntungan dari program terstruktur, program mudah di buat, dipahami dan dikembangkan.
Bahasa pascal lahir sebagai hasil pengembangan dari bahasa ALGO-60. Pada platform initerdapat sejumlah kompiler pascal. Salah satunya adalah turbo pascal, yang dikeluarkan oleh Borland internasional . turbo pascal telah mengalami pembaharuan semanjak versinya yang pertama. Tercatat pada tahun 1992, turbo pascal versi 7.0 telah dirilis.
Yang menarik,turbo pascal bukanlah sekedar kompiler. Turbo pascal menyediakan suatu lingkungan terpadu (dikenal dengan sebutan IDE), integrated Development Environment ) yang diantaranya berisi :
• Kompiler ( untuk mengkompilasi program menjadi suatu obyek yang di pahami oleh komputer)
• Debugger ( untuk membantu mencari kesalahan program)
• Linker ( untuk menggabungkan file obyek dan file pustaka serta membentuk file exceutable)
• Editor ( untuk menulis program sumber)
Kompiler (+Linker ) yang tersedia dapat dipakai untuk mengkompilasi program menjadi file yang executable. Namun demikian program juga dapat memilih agar kompulasi dilakukan ke memori, sehingga pembuatan dan pengujian program dapat dilakukan dengan cepat. Hal ini sangat bermanfaat pada masa pembuatan atau pemodifikasian program.
Sebagai perluasan dari pengembangan program secara modular, turbo pascal juga memungkinkan pemrogram untuk membuat suatu pustaka yang berisi sejumlah prosedur, fungsi ataupun elemen-elemen yang lain, juga dikomplikasi secara terpisah. Kemudian pustaka –pustaka tersebut dapat dipergunakan oleh suatu program, tanpa perlu membuat melibatkan kode atau program sumbernya. Modul seperti ini bisa disebut unit.
Semenjak versi 5.5, turbo pascal menyediakan kemampuan pemrograman berorientasi-objek (PBO). Pemrograman yang berorientasi objek yang terkenal dengan sebutan OOP( Objek –Oriented Programming) merupaka suatu metode pemrograman yang akhir-akhir ini sangat populer. OOP atau BPO mengkombinasikan data dan fungsi atau prosedur yang mengakses data menjadi suatu wadah yang disebut objek. Metode pemrograman ini dirasakan dapat mengatasi kesulitan yang timbul pada pemrograman yang besar dan kompleks, sehingga dapat meningatkan produktifitas pemrogram.
Turbo Pascal pada awalnya adalah kompiler Blue Label Pascal yang dibuat untuk sistem operasi komputer mikro berbasis kaset, NasSys, milik Nascom tahun 1981 oleh Anders Hejlsberg. Kompiler tersebut ditulis ulang untuk CP/M dan dinamai Compas Pascal, dan kemudian dinamai Turbo Pascal untuk sistem operasi MS-DOS dan CP/M. Versi Turbo Pascal untuk komputer Apple Macintosh sebenarnya pernah ditembangkan tahun 1986, namun pengembangannya dihentikan sekitar tahun 1992. Versi-versi lain pernah tersedia pula untuk mesin-mesin CP/M seperti DEC Rainbow dalam beberapa penembangan.
Versi pertama dari Turbo Pascal, yang kemudian disebut sebagai versi 1, memiliki unjuk kerja yang sangat cepat dibandingkan kompiler pascal untuk komputer mikro lainnya. Kompiler tersebut tersedia untuk sistem operasi CP/M, CP/M-86, dan MS-DOS, dan penggunaannya sangat luas pada masa itu. Versi Turbo Pascal untuk CP/M saat itu bisa digunakan pada komputer Apple II yang sangat populer jika digunakan dengan sebuah Z-80 SoftCard, produk perangkat keras pertama yang ditembangkan microsoft di tahun 1980.
Pada saat itu CP/M menggunakan format berkas executable yang sederhana dengan menggunakan ekstensi .COM; sistem operasi MS-DOS bisa menggunakan baik .COM (tidak kompatibel dengan format yang terdapat pada CP/M) maupun format .EXE. Turbo Pascal pada saat itu hanya mendukung kode biner berformat .COM, pada masa itu hal tersebut tidak menjadi suatu bentuk keterbatasan. Perangkat lunak Turbo Pascal itu sendiri merupakan sebuah berkas berekstensi .COM dan berukuran sekitar 28 kilobita, termasuk editor, kompiler, dan linker, dan rutin-rutin pustaka. Efisiensii proses edit/kompilasi/jalankan lebih cepat dibandingkan dengan implementasi paskal pada kompiler lainnya disebabkan semua elemen yang terkait dalam pengembangan program diletakkan pada memori komputer (RAM), dan karena kompilernya sendiri merupakan kompiler berjenis single-pass compiler yang ditulis dengan bahasa assembler. Unjuk kerja proses kompilasi sangat cepat dibandingkan dengan produk lain (bahkan dibandingkan dengan kompiler C milik Borland sendiri).
Ketika pertama kali versi Turbo Pascal muncul pada tanggal 20 November 1983, jenis IDE yang digunakannya masih terbilang baru. Pada debutnya terhadap pasar perangkat lunak di Amerika, perangkat lunak tersebut dibandrol dengan harga USD$49.99. Kualitas kompiler pascal terintegrasi terdapat dalam Turbo Pascal sangat baik dibandingkan kompetitor lain dan atas fitur-fitur tersebut ditawarkan dengan harga yang terjangkau.
2. Identifier ( pengenal ) merupakan elemen suatu nama yang banyak dipakai di dalam program. Anda bakal menggunakan pengenal untuk memberikan nama terhadap :
Tipe data buatan :
Label :
Variabel :
Konstanta bernama :
Program :
Field dari record :
Prosedur :
Fungsi :
Turbo pascal memberikan aturan untuk penamaan pengenal sebagai berikut :
Karakter pertama harus berupa huruf
Karakter berikutnya dapat berupa : huruf , digit, garis bawah.
Panjang pengenal boleh berapa saja,tetapi hanya 63 karakter pertama saja yang berarti.
Huruf kapital dan huruf kecil dianggap sama.
Contoh pengenal yang absah :
Rumah_1 (identik dengan : Rumah_1)
N
Harga rumah
Contoh pengenal yang salah :
Nama pengenal yang salah Penyebab kesalahan
Rumah 1 Ada spasi
12 bulan Diawali daengan angka
Bulan-2 Ada tanda minus
Kalau menggunakan pengenal, dianjurkan untuk menggunakan nama yang mengandung arti yang mudah dipahami. Misalnya , jumlah_rumah akan lebih dipahami dair pada N .
Agar mudah dibaca oleh orang ,pengenal seperti :
Jumlahpenduduk
Atau :
Jumlah_penduduk
Untuk menghindari konflik yang tidak dikehendaki, hindari penggunaan nama pengenal buatan yang berupa kata – tercadang (misal program) atau nama-nama standart seperti WriteLn.
Pemberian nama dilakukan dengan proses yang disebut dengan deklarasi. Pernyataan deklarasi pengenal ditulis di bagian deklarasi yang berada di bawah judul program.
Aturan penulisan pengenal adalah :
Diawali dengan huruf, selanjutnya dapat berupa kombinasi huruf dan angka. Huruf besar dan kecil dianggap sama.Tidak mengandung blank
Tidak mengandung simbol-simbol khusus (misal: !, @. #, $, %, ^, &, *, dll) kecuali garis bawah ( _ )
Bukan merupakan kata baku (reserved words) dalam Turbo Pascal seperti begin, end, program, var, const, function, procedure, for, while, repeat, until, if, then, else, and, or, dll.
Variabel biasa digunakan didalam program dengan tujuan untuk menaruh data. Nilai yang ada padanya dapat diubah sewaktu-waktu. Ini dapat di andaikan sebagai suatu kotak. Anda dapat menempatkan sesuatu ke dalamnya dan anda dapat juga mengambil isinya. Pada saat yang lain anda pun dapat mengganti isi kotak tersebut.
Nilai 07 diberikan ke variabel
Nilai semula
Dari variabel
Gam.ilustrasi variabel
Jumlah variabel yang dapat diciptakan oleh pemrogram tidak terbatas. Namun masing-masing variabel tersebut harus bersifat unik, tidak boleh ada variabel yang mempunyai nama yang sama.
Variabel adalah media penyimpanan data yang nilainya dapat berubah selama proses eksekusi. Namun perubahan tersebut hanya dapat digunakan untuk nilai yang setipe, artinya data yang baru dan yang lama memiliki tipe data yang sama. Format penulisannya adalah :
Var
Nama Variabel =TipeData;
Contoh penggunaan variabel di dalam program dapat dilihat pada Program. Dalam program ini tipe data nama dan usia adalah string dan integer. String adalah tipe data untuk data non numerik, sedangkan integer adalah tipe data untuk bilangan bulat.
Program DeklarasiVariabel;
uses wincrt;
var
nama : string;
usia : integer;
begin
nama:='Parman';
Usia:=19;
writeln('Nama = ',nama);
writeln('Usia = ',usia);
end
Bila program 2.4. dijalankan dihasilkan keluaran :
Nama = paman
Usia =19
Data yang disimpan dalam media penyimpanan seperti konstanta dan variabel di atas disebut dengan nilai. Secara umum tipe data nilai ada dua : nilai numerik (angka) dan non numerik (huruf atau simbol).
Konstant (atau bisa juga dinamakan literal) adalah suatu nilai yang tetap berada didalam program. Anda akan mengenal bermacam-macam konstanta. Beberapa diantaranya dibahas disubbab ini.
Konstanta adalah media penyimpanan data yang nilainya tetap selama proses eksekusi program. Deklarasi konstanta artinya proses pemberian nilai yang disimpan dalam konstanta tersebut. Format penulisannya (atau syntax) adalah
Var
NamaVAriabel = TipeData;
Konstanta bilangan bulat :
o Terdiri dari sederetan digit yang tidak mengandung tanda pecahan.
o Jangkauan nilainya tergantung pada tipe data
o Dapat diawali dengan tanda + untuk bilangan positif.
Contoh :
Konstanta keterangan
356 Ada spasi
-27 Diawali daengan angka
+58 Ada tanda minus
Konstanta bilangan dapat dinyatakan dengan notasi heksadesimal. Pada sistem bilangan ini, simbol bilangan yang digunakan berupa 0 sampai degan 9, kemudian A sampai dengan F, penulisan kostanta heksadesimal diawali dengan tanda Dolar($)
Contoh :
Konstanta keterangan
$10 Identik dengan bilangan 10
$A Identik dengan bilangan A
$BB Identik dengan bilangan BB
Konstanta Bilangan Real :
Tanda pecaha ditulis dengan tanda titik (bukan koma)
Contoh :
konstanta keterangan
25.6 Berarti :25,6
6000 Tanpa tanda pecahan
+5.234 Identik dengan : 5.234 (berarti :5,234)
Contoh penulisan konstanta real yang salah :
konstanta Penyebab kesalahan
1.222,50 Konstanta real hanya mengandung tanda titik
23. Sesudah tanda titik harus ada tanda koma
1 23.4 Konstanta harus ditulis tanpa spasi
Konstanta karakter :
Suatu konstanta karakter ditulis dengan awalan dan akhiran berupa karakter petik tunggal.
Contoh :
konstanta keterangan
‘A’ Konstanta huruf A
‘a’ Konstanta huruf a
‘2’ Konstanta angka 1
‘*’ Konstanta simbol *
‘ ‘ Konstanta spsi
‘’’’ Konstanta petik tunggal
Konstanta string :
Dapat terdiri dari sederetan sembarang karakter
Penulisan diawali dan diakhiri dengan tanda petik tunggal(‘)
Contoh :
‘umur umar’
‘jalan ahmad yani 27/E surabaya’
‘2*3=6’
Sekiranya sering mengandung karakter petik tunggal, maka petik tunggal di tulis dua kali secara berurutan.
Contoh :
‘jum’’at’
String yang tidak memiliki dua karakter pun ditulis dengan cara dengan sebagai berikut :
‘’
Penulisannya, tanda petik tunggal langsung diikuti dengan tanda petik tunggal.
Konstanta string dapat melibatkan karakter kontrol atau karakter yang nilai ASCII- nya di atas 127.
Konstanta Boolean :
Konstanta Boolean berupa true atau false saja.
3. Tipe dasar pada turbo pascal di bagi menjadi dua, yaitu :
A. Tipe Ordinal,
B. Tipe real.
Tipe Ordinal
Tipe Ordinal adalah suatu tipe yang mempunyai jumlah kemungkinan data yang pasti. Termasuk dalam katagori tipe data ini adalah :
Tipe bilangan bulat (integer),
Tipe integer terdiri atas :
• Shortint
• Integer
• Longint
• Byte
• Word
Perbedaan kelima tipe data bilangan bulat tersebut terletak pada jangkauan nilai.
Tipe data Jangkauan nilai Ukuran memori
Shortint -128 s/d 127 1 Byte
Integer -32.768 s/d 32.767 2 Byte
Longint -2.147s/d 2.147.483 4 Byte
Byte 0 s/d 255 1 Byte
word 0 s/d 65.535 2 Byte
Tampak bahwa terdapat tipe data yang hanya berkaitan dengan nilai positif. Disamping itu, semakin besar jangkauannya semakin besar pula memori yang diperlukan.
Tipe Boolean,
Boolean adalah suatu tipe data yang berisi nilai dengan hanya kemungkinan hanya berupa :
• False (nilai salah)
• True (nilai benar)
Pada bab ini diulas lebih rinci :
Pada torbo pascal sebenarnya ada empat tipe data yang berakaitan dengan Boolean, yaitu:
• Boolean (sesuai ukuran Byte)
• Word Boolean (sesuai ukuran Word)
• LongBool(sesuai ukuran long)
• ByteBool(sesuai ukuran Byte)
Tipe Char
Tipe char adalah tipe yang berisi sesuai karaktaer. Dalm hal ini dapat berupa karakter apa saja.
Tipe Real
Tipe Real adalah tipe yang berkaitan dengan Bilangan Real. Pada turbo pascal terdapat 5 buah tipe real, yaitu :
• Real
• Single
• Double
• Extended
• Comp
Perbedaan kelima tipe tersebut tergantung pada jangkauan serta ketelitiannya (presisi).
Tipe String
Tipe string sebenarnya bukanlah termasuk sebagai tipe data dasar (sederhana). Tpe ini merupakan pengembangan dari tipe char. Suatu string dapat berupa sederetan karakter. Yaitu dapat berupa tulisan seperti :
‘selamat Belajar Turbo Pascal’
4.
If Then Else
Pernyataan percabangan/kendali/bersyarat merupakan pernyataan yang akan mengeksekusi suatu pernyataan yang mengikutinya bila suatu persyaratan dipenuhi. Salah satu pernyataan kendali untuk pengambilan keputusan dalam Pascal adalah pernyataan If … Then … Else …
Bentuk umum :
IF kondisi THEN
Statemen 1
ELSE
Statemen 2
dimana :
kondisi : ungkapan boolen yang menghasilkan nilai benar atau salah
statemen 1, statemen 2 : pernyataan-pernyataan tunggal/majemuk. Dalam Pascal, pernyataan majemuk adalah kumpulan dari beberapa pernyataan yang diawali dengan kata baku BEGIN dan diakhiri oleh kata baku END, yang dianggap sebagai sebuah pernyataan tunggal.
Maksudnya : bila kondisi bernilai TRUE (benar) maka akan dikerjakan statemen 1 dan statemen 2 dilewati, sedangkan jika kondisi bernilai FALSE (salah) maka akan dikerjakan statemen 2 dan statemen 1 dilewati.
Untuk pernyataan IF yang berkalang (ada pernyataan IF yang lain dalam pernyataan IF), ELSE selalu berpasangan dengan dengan IF yang terletak sebelum dan yang paling dekat dengan ELSE tersebut, serta terletak dalam blok pernyataan yang sama.
Case Of
Pernyataan CASE …. OF …. Digunakan untuk pengambilan keputusan jika terdapat lebih dari dua alternatif jawaban yang tersedia.
Bentuk umum :
CASE ungkapan OF
Label 1 : Statemen 1
Label 2 : Statemen 1
………..
………..
………..
Label n : Statemen n
END;
dimana :
ungkapan : dapat berupa sembarang ungkapan yang memberikan hasil integer, char, boolean atau tipe terbilang (kecuali real).
Label : konstanta yang mempunyai tipe yang sama dengan ungkapan Statemen : pernyataan yang mengikuti berupa rangkaian instruksi yang harus dikerjakan jika nilai konstanta dalam label sama dengan nilai variable Maksudnya jika ungkapan bernilai label 1, maka dikerjakan statemen1, jika bernilai label 2 akan dikerjakan statemen 2 dan seterusnya.
Pernyataan CASE …. OF …. boleh diikuti ELSE. Perlu diketahui, ELSE dalam pernyataan CASE …. OF …. Hanya bersifat pilihan, dalam artian boleh disertakan boleh tidak. Jika ELSE disertakan, pernyataan yang mengikuti ELSE akan dieksekusi hanya bila nilai dari syarat-pemilih tidak ada dalam semua label.
If Then
Statement IF-THEN digunakan untuk menyeleksi suatu kondisi, bila kondisi yang diseleksi terpenuhi, maka statement yang mengikuti THEN akan diproses. Sebaliknya bila kondisi tidak terpenuhi, maka yang akan proses adalah statement berikutnya. Bentuk umum statemen kendali IF untuk pilihan tunggal
IF kondisi THEN
Statemen
Dengan kondisi : ungkapan boolean, yakni ungkapan yang akan menghasilkan nilai benar atau salah, pada kondisi tipe varaibel yang digunakan adalah semua tipe data sederhana dapat digunakan.
Statemen : statemen tunggal atau statemen majemuk yang akan dikerjakan jika Kondisi bernilai benar.
Flowcard
Y
Y T
T
Y
T
Y
Flowcard
1 2
T
Y T
Y
T
Y
Y
Lat 14
Progam
var
mau:char;
d,b,a,c,max,x1,x2:real;
begin
writeln('1. Menghitung Nilai Determinan beserta faktornya');
writeln('2. Mencari Angka TerMaximum');
writeln('mau yang mana?');readln(mau);
case mau of
'1':begin
write('a=');readln(a);
write('b=');readln(b);
write('c=');readln(c);
d:=sqr(b)-4*a*c;
writeln('D=',d:2:2);
if d>0 then
begin
x1:=-b+(exp(0.5)*ln(b*2-4*a*c));
x2:=-b-(exp(0.5)*ln(b*2-4*a*c));
end;
if d=0 then
begin
x1:=-b/(2*a);
x2:=x1;
end;
if d<0 then
begin
x1:=(-b/(2*a))+(exp(0.5)*ln(b*2-4*a*c));
x2:=(-b/(2*a))-(exp(0.5)*ln(b*2-4*a*c));
end;
writeln('x1=',x1:2:2);
writeln('x2=',x2:2:2);
end;
'2':begin
write('a=');readln(a);
write('b=');readln(b);
write('c=');readln(c);
if (a>b) then
begin
max:=a;
end;
if(abegin
max:=b;
end;
if(c>max)then
begin
max:=c;
end;
writeln('max=',max:2:0);
end;
else
writeln('maaf, pilihan yang tersedia hanya 1 dan 2')
end;
end.
Hasil
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI NPM/smtr :10033010011/ II
UPN “VETERAN”JAWA TIMUR Romb/group: II/ D
NPM/Teman praktek : 1033010015/ Nurul Amalia
Praktikum: Introduction Pascal
Percobaan: v
Tanggal : 26 mei 2011
Pembimbing: Ir. Shinta Soraya Santi,MT LAPORAN RESMI
SOAL :
1. Jelaskan secara singkat tentang sejarah penemuan Turbo Pascal!
2. Jelaskan dan berikan contoh tentang perbedaan antara identifier, variabel, dan
constanta!
3. Sebutkan dan jelaskan macam-macam tipe data identifier variabel yang digunakan dalam program pascal!
4. Jelaskan perbedaan penggunaan statemen kendali antara statemen if-then, if-then-else dan case of !
5. Kerjakan latihan 8 dan 14 yang ada di modul kalian, dan juga buatlah flowchart dari program tersebut!
Note :
* Jawaban / Penyelesaian No 1 – 4 Masing – masing Setiap Praktikan WAJIB BEDA!
JAWABAN
1. Bahasa pascal merupakan bahasa yang sangat populer di dunia, terlebih karena digunakan sebagai bahasa untuk mengajarkan pemrograman terstruktur bagi para mahasiswa di pelbagai perguruan tinggi, baik di indonesia maupun di negara lainnya. Sebagai bahasa pemrograman yang terstruktur, bahasa ini menyediakan sejumlah kontrol (berupa REPEAT,WHILE, dan FOR) serta mendukung pembuatan program yang tersusun atas sejumlah blok-blok kecil. Blok –blok kecil kecil ini dapat dipakai untuk membentuk blok yang lebih besar, dan secara keseluruhan membentuk program kerja. Keuntungan dari program terstruktur, program mudah di buat, dipahami dan dikembangkan.
Bahasa pascal lahir sebagai hasil pengembangan dari bahasa ALGO-60. Pada platform initerdapat sejumlah kompiler pascal. Salah satunya adalah turbo pascal, yang dikeluarkan oleh Borland internasional . turbo pascal telah mengalami pembaharuan semanjak versinya yang pertama. Tercatat pada tahun 1992, turbo pascal versi 7.0 telah dirilis.
Yang menarik,turbo pascal bukanlah sekedar kompiler. Turbo pascal menyediakan suatu lingkungan terpadu (dikenal dengan sebutan IDE), integrated Development Environment ) yang diantaranya berisi :
• Kompiler ( untuk mengkompilasi program menjadi suatu obyek yang di pahami oleh komputer)
• Debugger ( untuk membantu mencari kesalahan program)
• Linker ( untuk menggabungkan file obyek dan file pustaka serta membentuk file exceutable)
• Editor ( untuk menulis program sumber)
Kompiler (+Linker ) yang tersedia dapat dipakai untuk mengkompilasi program menjadi file yang executable. Namun demikian program juga dapat memilih agar kompulasi dilakukan ke memori, sehingga pembuatan dan pengujian program dapat dilakukan dengan cepat. Hal ini sangat bermanfaat pada masa pembuatan atau pemodifikasian program.
Sebagai perluasan dari pengembangan program secara modular, turbo pascal juga memungkinkan pemrogram untuk membuat suatu pustaka yang berisi sejumlah prosedur, fungsi ataupun elemen-elemen yang lain, juga dikomplikasi secara terpisah. Kemudian pustaka –pustaka tersebut dapat dipergunakan oleh suatu program, tanpa perlu membuat melibatkan kode atau program sumbernya. Modul seperti ini bisa disebut unit.
Semenjak versi 5.5, turbo pascal menyediakan kemampuan pemrograman berorientasi-objek (PBO). Pemrograman yang berorientasi objek yang terkenal dengan sebutan OOP( Objek –Oriented Programming) merupaka suatu metode pemrograman yang akhir-akhir ini sangat populer. OOP atau BPO mengkombinasikan data dan fungsi atau prosedur yang mengakses data menjadi suatu wadah yang disebut objek. Metode pemrograman ini dirasakan dapat mengatasi kesulitan yang timbul pada pemrograman yang besar dan kompleks, sehingga dapat meningatkan produktifitas pemrogram.
Turbo Pascal pada awalnya adalah kompiler Blue Label Pascal yang dibuat untuk sistem operasi komputer mikro berbasis kaset, NasSys, milik Nascom tahun 1981 oleh Anders Hejlsberg. Kompiler tersebut ditulis ulang untuk CP/M dan dinamai Compas Pascal, dan kemudian dinamai Turbo Pascal untuk sistem operasi MS-DOS dan CP/M. Versi Turbo Pascal untuk komputer Apple Macintosh sebenarnya pernah ditembangkan tahun 1986, namun pengembangannya dihentikan sekitar tahun 1992. Versi-versi lain pernah tersedia pula untuk mesin-mesin CP/M seperti DEC Rainbow dalam beberapa penembangan.
Versi pertama dari Turbo Pascal, yang kemudian disebut sebagai versi 1, memiliki unjuk kerja yang sangat cepat dibandingkan kompiler pascal untuk komputer mikro lainnya. Kompiler tersebut tersedia untuk sistem operasi CP/M, CP/M-86, dan MS-DOS, dan penggunaannya sangat luas pada masa itu. Versi Turbo Pascal untuk CP/M saat itu bisa digunakan pada komputer Apple II yang sangat populer jika digunakan dengan sebuah Z-80 SoftCard, produk perangkat keras pertama yang ditembangkan microsoft di tahun 1980.
Pada saat itu CP/M menggunakan format berkas executable yang sederhana dengan menggunakan ekstensi .COM; sistem operasi MS-DOS bisa menggunakan baik .COM (tidak kompatibel dengan format yang terdapat pada CP/M) maupun format .EXE. Turbo Pascal pada saat itu hanya mendukung kode biner berformat .COM, pada masa itu hal tersebut tidak menjadi suatu bentuk keterbatasan. Perangkat lunak Turbo Pascal itu sendiri merupakan sebuah berkas berekstensi .COM dan berukuran sekitar 28 kilobita, termasuk editor, kompiler, dan linker, dan rutin-rutin pustaka. Efisiensii proses edit/kompilasi/jalankan lebih cepat dibandingkan dengan implementasi paskal pada kompiler lainnya disebabkan semua elemen yang terkait dalam pengembangan program diletakkan pada memori komputer (RAM), dan karena kompilernya sendiri merupakan kompiler berjenis single-pass compiler yang ditulis dengan bahasa assembler. Unjuk kerja proses kompilasi sangat cepat dibandingkan dengan produk lain (bahkan dibandingkan dengan kompiler C milik Borland sendiri).
Ketika pertama kali versi Turbo Pascal muncul pada tanggal 20 November 1983, jenis IDE yang digunakannya masih terbilang baru. Pada debutnya terhadap pasar perangkat lunak di Amerika, perangkat lunak tersebut dibandrol dengan harga USD$49.99. Kualitas kompiler pascal terintegrasi terdapat dalam Turbo Pascal sangat baik dibandingkan kompetitor lain dan atas fitur-fitur tersebut ditawarkan dengan harga yang terjangkau.
2. Identifier ( pengenal ) merupakan elemen suatu nama yang banyak dipakai di dalam program. Anda bakal menggunakan pengenal untuk memberikan nama terhadap :
Tipe data buatan :
Label :
Variabel :
Konstanta bernama :
Program :
Field dari record :
Prosedur :
Fungsi :
Turbo pascal memberikan aturan untuk penamaan pengenal sebagai berikut :
Karakter pertama harus berupa huruf
Karakter berikutnya dapat berupa : huruf , digit, garis bawah.
Panjang pengenal boleh berapa saja,tetapi hanya 63 karakter pertama saja yang berarti.
Huruf kapital dan huruf kecil dianggap sama.
Contoh pengenal yang absah :
Rumah_1 (identik dengan : Rumah_1)
N
Harga rumah
Contoh pengenal yang salah :
Nama pengenal yang salah Penyebab kesalahan
Rumah 1 Ada spasi
12 bulan Diawali daengan angka
Bulan-2 Ada tanda minus
Kalau menggunakan pengenal, dianjurkan untuk menggunakan nama yang mengandung arti yang mudah dipahami. Misalnya , jumlah_rumah akan lebih dipahami dair pada N .
Agar mudah dibaca oleh orang ,pengenal seperti :
Jumlahpenduduk
Atau :
Jumlah_penduduk
Untuk menghindari konflik yang tidak dikehendaki, hindari penggunaan nama pengenal buatan yang berupa kata – tercadang (misal program) atau nama-nama standart seperti WriteLn.
Pemberian nama dilakukan dengan proses yang disebut dengan deklarasi. Pernyataan deklarasi pengenal ditulis di bagian deklarasi yang berada di bawah judul program.
Aturan penulisan pengenal adalah :
Diawali dengan huruf, selanjutnya dapat berupa kombinasi huruf dan angka. Huruf besar dan kecil dianggap sama.Tidak mengandung blank
Tidak mengandung simbol-simbol khusus (misal: !, @. #, $, %, ^, &, *, dll) kecuali garis bawah ( _ )
Bukan merupakan kata baku (reserved words) dalam Turbo Pascal seperti begin, end, program, var, const, function, procedure, for, while, repeat, until, if, then, else, and, or, dll.
Variabel biasa digunakan didalam program dengan tujuan untuk menaruh data. Nilai yang ada padanya dapat diubah sewaktu-waktu. Ini dapat di andaikan sebagai suatu kotak. Anda dapat menempatkan sesuatu ke dalamnya dan anda dapat juga mengambil isinya. Pada saat yang lain anda pun dapat mengganti isi kotak tersebut.
Nilai 07 diberikan ke variabel
Nilai semula
Dari variabel
Gam.ilustrasi variabel
Jumlah variabel yang dapat diciptakan oleh pemrogram tidak terbatas. Namun masing-masing variabel tersebut harus bersifat unik, tidak boleh ada variabel yang mempunyai nama yang sama.
Variabel adalah media penyimpanan data yang nilainya dapat berubah selama proses eksekusi. Namun perubahan tersebut hanya dapat digunakan untuk nilai yang setipe, artinya data yang baru dan yang lama memiliki tipe data yang sama. Format penulisannya adalah :
Var
Nama Variabel =TipeData;
Contoh penggunaan variabel di dalam program dapat dilihat pada Program. Dalam program ini tipe data nama dan usia adalah string dan integer. String adalah tipe data untuk data non numerik, sedangkan integer adalah tipe data untuk bilangan bulat.
Program DeklarasiVariabel;
uses wincrt;
var
nama : string;
usia : integer;
begin
nama:='Parman';
Usia:=19;
writeln('Nama = ',nama);
writeln('Usia = ',usia);
end
Bila program 2.4. dijalankan dihasilkan keluaran :
Nama = paman
Usia =19
Data yang disimpan dalam media penyimpanan seperti konstanta dan variabel di atas disebut dengan nilai. Secara umum tipe data nilai ada dua : nilai numerik (angka) dan non numerik (huruf atau simbol).
Konstant (atau bisa juga dinamakan literal) adalah suatu nilai yang tetap berada didalam program. Anda akan mengenal bermacam-macam konstanta. Beberapa diantaranya dibahas disubbab ini.
Konstanta adalah media penyimpanan data yang nilainya tetap selama proses eksekusi program. Deklarasi konstanta artinya proses pemberian nilai yang disimpan dalam konstanta tersebut. Format penulisannya (atau syntax) adalah
Var
NamaVAriabel = TipeData;
Konstanta bilangan bulat :
o Terdiri dari sederetan digit yang tidak mengandung tanda pecahan.
o Jangkauan nilainya tergantung pada tipe data
o Dapat diawali dengan tanda + untuk bilangan positif.
Contoh :
Konstanta keterangan
356 Ada spasi
-27 Diawali daengan angka
+58 Ada tanda minus
Konstanta bilangan dapat dinyatakan dengan notasi heksadesimal. Pada sistem bilangan ini, simbol bilangan yang digunakan berupa 0 sampai degan 9, kemudian A sampai dengan F, penulisan kostanta heksadesimal diawali dengan tanda Dolar($)
Contoh :
Konstanta keterangan
$10 Identik dengan bilangan 10
$A Identik dengan bilangan A
$BB Identik dengan bilangan BB
Konstanta Bilangan Real :
Tanda pecaha ditulis dengan tanda titik (bukan koma)
Contoh :
konstanta keterangan
25.6 Berarti :25,6
6000 Tanpa tanda pecahan
+5.234 Identik dengan : 5.234 (berarti :5,234)
Contoh penulisan konstanta real yang salah :
konstanta Penyebab kesalahan
1.222,50 Konstanta real hanya mengandung tanda titik
23. Sesudah tanda titik harus ada tanda koma
1 23.4 Konstanta harus ditulis tanpa spasi
Konstanta karakter :
Suatu konstanta karakter ditulis dengan awalan dan akhiran berupa karakter petik tunggal.
Contoh :
konstanta keterangan
‘A’ Konstanta huruf A
‘a’ Konstanta huruf a
‘2’ Konstanta angka 1
‘*’ Konstanta simbol *
‘ ‘ Konstanta spsi
‘’’’ Konstanta petik tunggal
Konstanta string :
Dapat terdiri dari sederetan sembarang karakter
Penulisan diawali dan diakhiri dengan tanda petik tunggal(‘)
Contoh :
‘umur umar’
‘jalan ahmad yani 27/E surabaya’
‘2*3=6’
Sekiranya sering mengandung karakter petik tunggal, maka petik tunggal di tulis dua kali secara berurutan.
Contoh :
‘jum’’at’
String yang tidak memiliki dua karakter pun ditulis dengan cara dengan sebagai berikut :
‘’
Penulisannya, tanda petik tunggal langsung diikuti dengan tanda petik tunggal.
Konstanta string dapat melibatkan karakter kontrol atau karakter yang nilai ASCII- nya di atas 127.
Konstanta Boolean :
Konstanta Boolean berupa true atau false saja.
3. Tipe dasar pada turbo pascal di bagi menjadi dua, yaitu :
A. Tipe Ordinal,
B. Tipe real.
Tipe Ordinal
Tipe Ordinal adalah suatu tipe yang mempunyai jumlah kemungkinan data yang pasti. Termasuk dalam katagori tipe data ini adalah :
Tipe bilangan bulat (integer),
Tipe integer terdiri atas :
• Shortint
• Integer
• Longint
• Byte
• Word
Perbedaan kelima tipe data bilangan bulat tersebut terletak pada jangkauan nilai.
Tipe data Jangkauan nilai Ukuran memori
Shortint -128 s/d 127 1 Byte
Integer -32.768 s/d 32.767 2 Byte
Longint -2.147s/d 2.147.483 4 Byte
Byte 0 s/d 255 1 Byte
word 0 s/d 65.535 2 Byte
Tampak bahwa terdapat tipe data yang hanya berkaitan dengan nilai positif. Disamping itu, semakin besar jangkauannya semakin besar pula memori yang diperlukan.
Tipe Boolean,
Boolean adalah suatu tipe data yang berisi nilai dengan hanya kemungkinan hanya berupa :
• False (nilai salah)
• True (nilai benar)
Pada bab ini diulas lebih rinci :
Pada torbo pascal sebenarnya ada empat tipe data yang berakaitan dengan Boolean, yaitu:
• Boolean (sesuai ukuran Byte)
• Word Boolean (sesuai ukuran Word)
• LongBool(sesuai ukuran long)
• ByteBool(sesuai ukuran Byte)
Tipe Char
Tipe char adalah tipe yang berisi sesuai karaktaer. Dalm hal ini dapat berupa karakter apa saja.
Tipe Real
Tipe Real adalah tipe yang berkaitan dengan Bilangan Real. Pada turbo pascal terdapat 5 buah tipe real, yaitu :
• Real
• Single
• Double
• Extended
• Comp
Perbedaan kelima tipe tersebut tergantung pada jangkauan serta ketelitiannya (presisi).
Tipe String
Tipe string sebenarnya bukanlah termasuk sebagai tipe data dasar (sederhana). Tpe ini merupakan pengembangan dari tipe char. Suatu string dapat berupa sederetan karakter. Yaitu dapat berupa tulisan seperti :
‘selamat Belajar Turbo Pascal’
4.
If Then Else
Pernyataan percabangan/kendali/bersyarat merupakan pernyataan yang akan mengeksekusi suatu pernyataan yang mengikutinya bila suatu persyaratan dipenuhi. Salah satu pernyataan kendali untuk pengambilan keputusan dalam Pascal adalah pernyataan If … Then … Else …
Bentuk umum :
IF kondisi THEN
Statemen 1
ELSE
Statemen 2
dimana :
kondisi : ungkapan boolen yang menghasilkan nilai benar atau salah
statemen 1, statemen 2 : pernyataan-pernyataan tunggal/majemuk. Dalam Pascal, pernyataan majemuk adalah kumpulan dari beberapa pernyataan yang diawali dengan kata baku BEGIN dan diakhiri oleh kata baku END, yang dianggap sebagai sebuah pernyataan tunggal.
Maksudnya : bila kondisi bernilai TRUE (benar) maka akan dikerjakan statemen 1 dan statemen 2 dilewati, sedangkan jika kondisi bernilai FALSE (salah) maka akan dikerjakan statemen 2 dan statemen 1 dilewati.
Untuk pernyataan IF yang berkalang (ada pernyataan IF yang lain dalam pernyataan IF), ELSE selalu berpasangan dengan dengan IF yang terletak sebelum dan yang paling dekat dengan ELSE tersebut, serta terletak dalam blok pernyataan yang sama.
Case Of
Pernyataan CASE …. OF …. Digunakan untuk pengambilan keputusan jika terdapat lebih dari dua alternatif jawaban yang tersedia.
Bentuk umum :
CASE ungkapan OF
Label 1 : Statemen 1
Label 2 : Statemen 1
………..
………..
………..
Label n : Statemen n
END;
dimana :
ungkapan : dapat berupa sembarang ungkapan yang memberikan hasil integer, char, boolean atau tipe terbilang (kecuali real).
Label : konstanta yang mempunyai tipe yang sama dengan ungkapan Statemen : pernyataan yang mengikuti berupa rangkaian instruksi yang harus dikerjakan jika nilai konstanta dalam label sama dengan nilai variable Maksudnya jika ungkapan bernilai label 1, maka dikerjakan statemen1, jika bernilai label 2 akan dikerjakan statemen 2 dan seterusnya.
Pernyataan CASE …. OF …. boleh diikuti ELSE. Perlu diketahui, ELSE dalam pernyataan CASE …. OF …. Hanya bersifat pilihan, dalam artian boleh disertakan boleh tidak. Jika ELSE disertakan, pernyataan yang mengikuti ELSE akan dieksekusi hanya bila nilai dari syarat-pemilih tidak ada dalam semua label.
If Then
Statement IF-THEN digunakan untuk menyeleksi suatu kondisi, bila kondisi yang diseleksi terpenuhi, maka statement yang mengikuti THEN akan diproses. Sebaliknya bila kondisi tidak terpenuhi, maka yang akan proses adalah statement berikutnya. Bentuk umum statemen kendali IF untuk pilihan tunggal
IF kondisi THEN
Statemen
Dengan kondisi : ungkapan boolean, yakni ungkapan yang akan menghasilkan nilai benar atau salah, pada kondisi tipe varaibel yang digunakan adalah semua tipe data sederhana dapat digunakan.
Statemen : statemen tunggal atau statemen majemuk yang akan dikerjakan jika Kondisi bernilai benar.
Flowcard
Y
Y T
T
Y
T
Y
Flowcard
1 2
T
Y T
Y
T
Y
Y
Lat 14
Progam
var
mau:char;
d,b,a,c,max,x1,x2:real;
begin
writeln('1. Menghitung Nilai Determinan beserta faktornya');
writeln('2. Mencari Angka TerMaximum');
writeln('mau yang mana?');readln(mau);
case mau of
'1':begin
write('a=');readln(a);
write('b=');readln(b);
write('c=');readln(c);
d:=sqr(b)-4*a*c;
writeln('D=',d:2:2);
if d>0 then
begin
x1:=-b+(exp(0.5)*ln(b*2-4*a*c));
x2:=-b-(exp(0.5)*ln(b*2-4*a*c));
end;
if d=0 then
begin
x1:=-b/(2*a);
x2:=x1;
end;
if d<0 then
begin
x1:=(-b/(2*a))+(exp(0.5)*ln(b*2-4*a*c));
x2:=(-b/(2*a))-(exp(0.5)*ln(b*2-4*a*c));
end;
writeln('x1=',x1:2:2);
writeln('x2=',x2:2:2);
end;
'2':begin
write('a=');readln(a);
write('b=');readln(b);
write('c=');readln(c);
if (a>b) then
begin
max:=a;
end;
if(abegin
max:=b;
end;
if(c>max)then
begin
max:=c;
end;
writeln('max=',max:2:0);
end;
else
writeln('maaf, pilihan yang tersedia hanya 1 dan 2')
end;
end.
Hasil
Introduction Pascal q
LABORATORIUM TEKNIK KIMIA Nama : M.Khadik Asrori
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI NPM/smtr :10033010011/ II
UPN “VETERAN”JAWA TIMUR Romb/group: II/ D
NPM/Teman praktek : 1033010015/ Nurul Amalia
Praktikum: Introduction Pascal
Percobaan: v
Tanggal : 26 mei 2011
Pembimbing: Ir. Shinta Soraya Santi,MT LAPORAN RESMI
SOAL :
1. Jelaskan secara singkat tentang sejarah penemuan Turbo Pascal!
2. Jelaskan dan berikan contoh tentang perbedaan antara identifier, variabel, dan
constanta!
3. Sebutkan dan jelaskan macam-macam tipe data identifier variabel yang digunakan
dalam program pascal!
4. Jelaskan perbedaan penggunaan statemen kendali antara statemen if-then, if-then-else
dan case of !
5. Kerjakan latihan 8 dan 14 yang ada di modul kalian, dan juga buatlah flowchart dari
program tersebut!
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI NPM/smtr :10033010011/ II
UPN “VETERAN”JAWA TIMUR Romb/group: II/ D
NPM/Teman praktek : 1033010015/ Nurul Amalia
Praktikum: Introduction Pascal
Percobaan: v
Tanggal : 26 mei 2011
Pembimbing: Ir. Shinta Soraya Santi,MT LAPORAN RESMI
SOAL :
1. Jelaskan secara singkat tentang sejarah penemuan Turbo Pascal!
2. Jelaskan dan berikan contoh tentang perbedaan antara identifier, variabel, dan
constanta!
3. Sebutkan dan jelaskan macam-macam tipe data identifier variabel yang digunakan
dalam program pascal!
4. Jelaskan perbedaan penggunaan statemen kendali antara statemen if-then, if-then-else
dan case of !
5. Kerjakan latihan 8 dan 14 yang ada di modul kalian, dan juga buatlah flowchart dari
program tersebut!
Introduction Pascal
LABORATORIUM TEKNIK KIMIA Nama : Okky Oktavia
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI NPM : 1033010007
UPN “VETERAN” JAWA TIMUR Romb./Group : I/B
NPM/teman praktek :
1033010009/Asri Maulina
Pratikum : Introduction Pascal
Percobaan : V
Tanggal : 25 Mei 2011
Pembimbing : Erwan Adi Saputro, ST, MT LAPORAN RESMI
Soal :
1. Jelaskan secara singkat tentang sejarah penemuan Turbo Pascal!
2. Jelaskan dan berikan contoh tentang perbedaan antara identifier, variabel, dan
constanta!
3. Sebutkan dan jelaskan macam-macam tipe data identifier variabel yang digunakan
dalam program pascal!
4. Jelaskan perbedaan penggunaan statemen kendali antara statemen if-then, if-then-else
dan case of !
5. Kerjakan latihan 8 dan 14 yang ada di modul kalian, dan juga buatlah flowchart dari
program tersebut!
Penyelesaiaan:
1. Jelaskan secara singkat tentang sejarah penemuan Turbo Pascal!
Jawab:
Turbo Pascal pada awalnya adalah kompiler Blue Label Pascal yang dibuat untuk sistem operasi komputer mikro berbasis kaset, NasSys, milik Nascom tahun 1981 oleh Anders Hejlsberg. Kompiler tersebut ditulis ulang untuk CP/M dan dinamai Compas Pascal, dan kemudian dinamai Turbo Pascal untuk sistem operasi MS-DOS dan CP/M. Versi Turbo Pascal untuk komputer Apple Macintosh sebenarnya pernah ditembangkan tahun 1986, namun pengembangannya dihentikan sekitar tahun 1992. Versi-versi lain pernah tersedia pula untuk mesin-mesin CP/M seperti DEC Rainbow dalam beberapa penembangan.
Versi 1 hingga versi 3
Halaman depan buku panduan Turbo Pascal 3.0
Borland membeli lisensi atas kompiler PolyPascal yang ditulis oleh Anders Hejlsberg (Poly Data adalah nama perusahaan yang didirikannya di Denmark), dan menambahkan antar muka pengguna serta editor. Anders kemudian bergabung sebagai karyawan dan menjadi arsitek atas semua versi kompiler Turbo Pascal dan tiga versi pertama Borland Delphi.
Versi pertama dari Turbo Pascal, yang kemudian disebut sebagai versi 1, memiliki unjuk kerja yang sangat cepat dibandingkan kompiler pascal untuk komputer mikro lainnya. Kompiler tersebut tersedia untuk sistem operasi CP/M, CP/M-86, dan MS-DOS, dan penggunaannya sangat luas pada masa itu. Versi Turbo Pascal untuk CP/M saat itu bisa digunakan pada komputer Apple II yang sangat populer jika digunakan dengan sebuah Z-80 SoftCard, produk perangkat keras pertama yang ditembangkan microsoft di tahun 1980.
Pada saat itu CP/M menggunakan format berkas executable yang sederhana dengan menggunakan ekstensi .COM; sistem operasi MS-DOS bisa menggunakan baik .COM (tidak kompatibel dengan format yang terdapat pada CP/M) maupun format .EXE. Turbo Pascal pada saat itu hanya mendukung kode biner berformat .COM, pada masa itu hal tersebut tidak menjadi suatu bentuk keterbatasan. Perangkat lunak Turbo Pascal itu sendiri merupakan sebuah berkas berekstensi .COM dan berukuran sekitar 28 kilobita, termasuk editor, kompiler, dan linker, dan rutin-rutin pustaka. Efisiensii proses edit/kompilasi/jalankan lebih cepat dibandingkan dengan implementasi paskal pada kompiler lainnya disebabkan semua elemen yang terkait dalam pengembangan program diletakkan pada memori komputer (RAM), dan karena kompilernya sendiri merupakan kompiler berjenis single-pass compiler yang ditulis dengan bahasa assembler. Unjuk kerja proses kompilasi sangat cepat dibandingkan dengan produk lain (bahkan dibandingkan dengan kompiler C milik Borland sendiri).
Ketika pertama kali versi Turbo Pascal muncul pada tanggal 20 November 1983, jenis IDE yang digunakannya masih terbilang baru. Pada debutnya terhadap pasar perangkat lunak di Amerika, perangkat lunak tersebut dibandrol dengan harga USD$49.99. Kualitas kompiler pascal terintegrasi terdapat dalam Turbo Pascal sangat baik dibandingkan kompetitor lain dan atas fitur-fitur tersebut ditawarkan dengan harga yang terjangkau.
Versi 2 dan 3 merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi sebelumnya, mampu berkerja dalam memori, dan menghasilkan berkas biner berekstensi .COM/.CMD. Dukungan atas sistem operasi CP/M dan CP/M-86 dihentikan setelah versi 3.
Versi-versi lanjutan
Versi 4, ditembangkan tahun 1987, merupakan perangkat lunak yang ditulis ulang untuk keseluruhan sistem. Kompiler menghasilkan berkas biner berekstensi .EXE pada MS-DOS, dan tidak lagi .COM. Sistem operasi CP/M dan C/M-86 tidak lagi didukung pada versi kompiler ini. Versi ini pula memperkenalkan sebuah antar muka berlayar penuh dengan yang dilengkapi dengan menu tarik; versi-versi awal memilik layar menu berbasis teks; dan editor berlayar-penuh. Microsoft Windows belum ada saat versi ini ditembangkan, dan bahkan pemanfaatan tetikus-pun masih jarang.
Versi 5.x diperkenalkan dengan layar biru yang kemudian menjadi ciri khas yang sangat familiar, yang kemudian menjadi merek dagang perusahaan perangkat kompiler MS-DOS sampai era DOS berakhir di pertengahan tahun 1990-an.
Versi terakhir yang pernah ditembangkan adalah versi 7. Borland Pascal 7 terdiri atas sebuah IDE, dan kompiler untuk MS-DOS, DOS terekstensi, dan program Windows 3.x. Turbo Pascal 7 di sisi lain hanya bisa membuat program MS-DOS standar. Perangkat lunak tersebut dilengkapi pula dengan pustaka grafis yang mengabstraksi pemrograman dalam menggunakan beberapa driver grafis eksternal, namun unjuk kerja pustaka ini tidak memuaskan.
http://id.wikipedia.org/wiki/Turbo_Pascal
2. Jelaskan dan berikan contoh tentang perbedaan antara identifier, variabel, dan
constanta!
Jawab:
Pengenal (Identifier)
Untuk membedakan suatu objek dengan objek yang lain kita lakukan dengan memberi nama atau pengenal kepada setiap objek. Di dalam pemrograman objek dapat berupa berupa label, konstanta, nama tipe, variabel, fungsi dan prosedur. Pemberian nama dilakukan dengan proses yang disebut dengan deklarasi. Pernyataan deklarasi pengenal ditulis di bagian deklarasi yang berada di bawah judul program.
Aturan penulisan pengenal adalah :
1. Diawali dengan huruf, selanjutnya dapat berupa kombinasi huruf dan angka. Huruf besar dan kecil dianggap sama.
2. Tidak mengandung blank
3. Tidak mengandung simbol-simbol khusus (misal: !, @. #, $, %, ^, &, *, dll) kecuali garis bawah ( _ )
4. Bukan merupakan kata baku (reserved words) dalam Turbo Pascal seperti begin, end, program, var, const, function, procedure, for, while, repeat, until, if, then, else, and, or, dll.
Berikut ini adalah contoh penulisan pengenal yang benar
Saldo
Jumlah_mahasiswa
Keterangan
BilanganPertama
Berikut ini adalah contoh penulisan pengenal yang salah
2kali dimulai dengan angka
Mata kuliah Ada blank di tengah
Kelas? Ada simbol khusus (?)
Nama.lengkap Ada simbol khusus (.)
Repeat merupakan kata baku dalam Pascal
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan pengenal
•Penulisan pengenal harus konsisten, tidak boleh diubah-ubah begitu saja. Penulisan yang berbeda akan dianggap sebagai pengenal yang berbeda pula. Pengenal yang dikenal komputer hanya pengenal yang ditulis pada bagian deklarasi.
•Bahasa Pascal incase sensitive, artinya huruf besar dan huruf kecil dianggap sama saja. Misalnya, jika di bagian deklarasi ditulis jumlah, maka di bagian lain boleh saja ditulis JUMLAH atau JuMlaH.
•Untuk lebih memudahkan, penulisan pengenal dibuat sesingkat mungkin namun masih dapat dikenali maksudnya sehingga contoh di atas dapat saja kita tulis seperti berikut. Misalnya, keterangan ditulis dengan ket, atau nama mahasiswa ditulis nama_mhs.
•Tidak disarankan menulis pengenal dengan A, B, C atau X, Y, Z terutama pada program yang cukup kompleks dan melibatkan banyak pengenal karena akan merepotkan pemrogram sendiri.
Pengenal Konstanta
Ada baiknya pembahasan tentang pengenal akan kita batasi pada konstanta dan variabel. Kita mulai dengan konstanta dulu. Konstanta adalah media penyimpanan data yang nilainya tetap selama proses eksekusi program. Deklarasi konstanta artinya proses pemberian nilai yang disimpan dalam konstanta tersebut. Format penulisannya (atau syntax) adalah
const
NamaKonstanta = NilaiKonstanta;
Perhatikan Program 4 1 sebagai contoh deklarasi konstanta. Ada dua konstanta di sana, yaitu nama (diberi nilai Zuhdi’) dan asal (diberi nilai ‘Bandung’).
Program 4 1
Program DeklarasiKonstanta;
uses wincrt;
const
nama = 'Zuhdi';
asal = 'Bandung';
begin
writeln('Nama saya ',nama);
writeln('Asal dari ',asal);
end.
Bila Program 4 1 dijalankan akan diperoleh keluaran sebagai berikut
Nama saya Zuhdi
Asal dari Bandung
Penulisan sebuah nilai dalam bentuk konstanta sangat dibutuhkan terutama jika nilai tersebut ditulis beberapa kali di dalam program. Jika sewaktu-waktu perlu diganti nilainya, maka penggantian itu cukup dilakukan sekali, yaitu pada bagian deklarasi konstanta.
Bandingkan Program 4 2. yang tidak menggunakan konstanta dengan Program 4 3. yang menggunakan konstanta.
Program 4 2
Program NilaiBerulang;
uses wincrt;
begin
writeln(‘Daerah Bebas Asap Rokok’);
writeln(‘Daerah Bebas Asap Rokok’);
writeln(‘Daerah Bebas Asap Rokok’);
end.
Program 4 3
Program NilaiBerulang;
uses wincrt;
const
x = ‘Daerah Bebas Asap Rokok’;
begin
writeln(x);
writeln(x);
writeln(x);
end.
Jika kita hendak mengganti argumen pada perintah writeln pada Program 4 2. dengan kalimat yang lain, maka kita harus menggantinya sebanyak tiga kali. Sebaliknya, pada Program 4 3 hal itu cukup dilakukan sekali saja yaitu pada bagian deklarasi konstanta x saja.
Pengenal Variabel
Deklarasi variabel adalah proses menentukan tipe data apa yang dapat disimpan dalam variabel tersebut. Variabel adalah media penyimpanan data yang nilainya dapat berubah selama proses eksekusi. Namun perubahan tersebut hanya dapat digunakan untuk nilai yang setipe, artinya data yang baru dan yang lama memiliki tipe data yang sama. Format penulisannya adalah :
Var
NamaVAriabel = TipeData ;
Contoh penggunaan variabel di dalam program dapat dilihat pada Program 4 4. Dalam program ini tipe data nama dan usia adalah string dan integer. String adalah tipe data untuk data non numerik, sedangkan integer adalah tipe data untuk bilangan bulat.
Program 4 4
Program DeklarasiVariabel;
uses wincrt;
var
nama : string;
usia : integer;
begin
nama:='Parman';
Usia:=19;
writeln('Nama = ',nama);
writeln('Usia = ',usia);
end.
Bila program 2.4. dijalankan dihasilkan keluaran :
Nama = Parman
Usia = 19
Data yang disimpan dalam media penyimpanan seperti konstanta dan variabel di atas disebut dengan nilai. Secara umum tipe data nilai ada dua : nilai numerik (angka) dan non numerik (huruf atau simbol).
fmipa.unlam.ac.id/ilkom/?dl_name=alpro%201.pdf
3. Sebutkan dan jelaskan macam-macam tipe data identifier variabel yang digunakan
dalam program pascal!
Jawab:
Tipe data identifier variabel
•Tipe Integer merupakan tipe data yang nilainya tidak mempunyai titik decimal. Ada 5 tipe data yang termasuk dalam kelompok ini yaitu:
•Tipe Real merupakan bilangan yang berisi titik decimal. Dalam pascal paling sedikit harus
4. Jelaskan perbedaan penggunaan statemen kendali antara statemen if-then, if-then-else
dan case of !
Jawab:
Perbedaan penggunaan statemen kendali antara statemen if-then, if-then-else
dan case of adalah
•If then merupakan suatu kondisi dimana kita hanya mempunyai satu pernyataan dan harus melewati pernyataan itu untuk menemukan hasilnya.
•If then else merupakan suatu kondisi dimana kita harus mengambil keputusan terhadap 2 alternatif atau lebih.
•Case of merupakan suatu struktur untuk memilih, layaknya sebuah channel yang dapat di tentukan sesuai kehendak input.
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI NPM : 1033010007
UPN “VETERAN” JAWA TIMUR Romb./Group : I/B
NPM/teman praktek :
1033010009/Asri Maulina
Pratikum : Introduction Pascal
Percobaan : V
Tanggal : 25 Mei 2011
Pembimbing : Erwan Adi Saputro, ST, MT LAPORAN RESMI
Soal :
1. Jelaskan secara singkat tentang sejarah penemuan Turbo Pascal!
2. Jelaskan dan berikan contoh tentang perbedaan antara identifier, variabel, dan
constanta!
3. Sebutkan dan jelaskan macam-macam tipe data identifier variabel yang digunakan
dalam program pascal!
4. Jelaskan perbedaan penggunaan statemen kendali antara statemen if-then, if-then-else
dan case of !
5. Kerjakan latihan 8 dan 14 yang ada di modul kalian, dan juga buatlah flowchart dari
program tersebut!
Penyelesaiaan:
1. Jelaskan secara singkat tentang sejarah penemuan Turbo Pascal!
Jawab:
Turbo Pascal pada awalnya adalah kompiler Blue Label Pascal yang dibuat untuk sistem operasi komputer mikro berbasis kaset, NasSys, milik Nascom tahun 1981 oleh Anders Hejlsberg. Kompiler tersebut ditulis ulang untuk CP/M dan dinamai Compas Pascal, dan kemudian dinamai Turbo Pascal untuk sistem operasi MS-DOS dan CP/M. Versi Turbo Pascal untuk komputer Apple Macintosh sebenarnya pernah ditembangkan tahun 1986, namun pengembangannya dihentikan sekitar tahun 1992. Versi-versi lain pernah tersedia pula untuk mesin-mesin CP/M seperti DEC Rainbow dalam beberapa penembangan.
Versi 1 hingga versi 3
Halaman depan buku panduan Turbo Pascal 3.0
Borland membeli lisensi atas kompiler PolyPascal yang ditulis oleh Anders Hejlsberg (Poly Data adalah nama perusahaan yang didirikannya di Denmark), dan menambahkan antar muka pengguna serta editor. Anders kemudian bergabung sebagai karyawan dan menjadi arsitek atas semua versi kompiler Turbo Pascal dan tiga versi pertama Borland Delphi.
Versi pertama dari Turbo Pascal, yang kemudian disebut sebagai versi 1, memiliki unjuk kerja yang sangat cepat dibandingkan kompiler pascal untuk komputer mikro lainnya. Kompiler tersebut tersedia untuk sistem operasi CP/M, CP/M-86, dan MS-DOS, dan penggunaannya sangat luas pada masa itu. Versi Turbo Pascal untuk CP/M saat itu bisa digunakan pada komputer Apple II yang sangat populer jika digunakan dengan sebuah Z-80 SoftCard, produk perangkat keras pertama yang ditembangkan microsoft di tahun 1980.
Pada saat itu CP/M menggunakan format berkas executable yang sederhana dengan menggunakan ekstensi .COM; sistem operasi MS-DOS bisa menggunakan baik .COM (tidak kompatibel dengan format yang terdapat pada CP/M) maupun format .EXE. Turbo Pascal pada saat itu hanya mendukung kode biner berformat .COM, pada masa itu hal tersebut tidak menjadi suatu bentuk keterbatasan. Perangkat lunak Turbo Pascal itu sendiri merupakan sebuah berkas berekstensi .COM dan berukuran sekitar 28 kilobita, termasuk editor, kompiler, dan linker, dan rutin-rutin pustaka. Efisiensii proses edit/kompilasi/jalankan lebih cepat dibandingkan dengan implementasi paskal pada kompiler lainnya disebabkan semua elemen yang terkait dalam pengembangan program diletakkan pada memori komputer (RAM), dan karena kompilernya sendiri merupakan kompiler berjenis single-pass compiler yang ditulis dengan bahasa assembler. Unjuk kerja proses kompilasi sangat cepat dibandingkan dengan produk lain (bahkan dibandingkan dengan kompiler C milik Borland sendiri).
Ketika pertama kali versi Turbo Pascal muncul pada tanggal 20 November 1983, jenis IDE yang digunakannya masih terbilang baru. Pada debutnya terhadap pasar perangkat lunak di Amerika, perangkat lunak tersebut dibandrol dengan harga USD$49.99. Kualitas kompiler pascal terintegrasi terdapat dalam Turbo Pascal sangat baik dibandingkan kompetitor lain dan atas fitur-fitur tersebut ditawarkan dengan harga yang terjangkau.
Versi 2 dan 3 merupakan pengembangan lebih lanjut dari versi sebelumnya, mampu berkerja dalam memori, dan menghasilkan berkas biner berekstensi .COM/.CMD. Dukungan atas sistem operasi CP/M dan CP/M-86 dihentikan setelah versi 3.
Versi-versi lanjutan
Versi 4, ditembangkan tahun 1987, merupakan perangkat lunak yang ditulis ulang untuk keseluruhan sistem. Kompiler menghasilkan berkas biner berekstensi .EXE pada MS-DOS, dan tidak lagi .COM. Sistem operasi CP/M dan C/M-86 tidak lagi didukung pada versi kompiler ini. Versi ini pula memperkenalkan sebuah antar muka berlayar penuh dengan yang dilengkapi dengan menu tarik; versi-versi awal memilik layar menu berbasis teks; dan editor berlayar-penuh. Microsoft Windows belum ada saat versi ini ditembangkan, dan bahkan pemanfaatan tetikus-pun masih jarang.
Versi 5.x diperkenalkan dengan layar biru yang kemudian menjadi ciri khas yang sangat familiar, yang kemudian menjadi merek dagang perusahaan perangkat kompiler MS-DOS sampai era DOS berakhir di pertengahan tahun 1990-an.
Versi terakhir yang pernah ditembangkan adalah versi 7. Borland Pascal 7 terdiri atas sebuah IDE, dan kompiler untuk MS-DOS, DOS terekstensi, dan program Windows 3.x. Turbo Pascal 7 di sisi lain hanya bisa membuat program MS-DOS standar. Perangkat lunak tersebut dilengkapi pula dengan pustaka grafis yang mengabstraksi pemrograman dalam menggunakan beberapa driver grafis eksternal, namun unjuk kerja pustaka ini tidak memuaskan.
http://id.wikipedia.org/wiki/Turbo_Pascal
2. Jelaskan dan berikan contoh tentang perbedaan antara identifier, variabel, dan
constanta!
Jawab:
Pengenal (Identifier)
Untuk membedakan suatu objek dengan objek yang lain kita lakukan dengan memberi nama atau pengenal kepada setiap objek. Di dalam pemrograman objek dapat berupa berupa label, konstanta, nama tipe, variabel, fungsi dan prosedur. Pemberian nama dilakukan dengan proses yang disebut dengan deklarasi. Pernyataan deklarasi pengenal ditulis di bagian deklarasi yang berada di bawah judul program.
Aturan penulisan pengenal adalah :
1. Diawali dengan huruf, selanjutnya dapat berupa kombinasi huruf dan angka. Huruf besar dan kecil dianggap sama.
2. Tidak mengandung blank
3. Tidak mengandung simbol-simbol khusus (misal: !, @. #, $, %, ^, &, *, dll) kecuali garis bawah ( _ )
4. Bukan merupakan kata baku (reserved words) dalam Turbo Pascal seperti begin, end, program, var, const, function, procedure, for, while, repeat, until, if, then, else, and, or, dll.
Berikut ini adalah contoh penulisan pengenal yang benar
Saldo
Jumlah_mahasiswa
Keterangan
BilanganPertama
Berikut ini adalah contoh penulisan pengenal yang salah
2kali dimulai dengan angka
Mata kuliah Ada blank di tengah
Kelas? Ada simbol khusus (?)
Nama.lengkap Ada simbol khusus (.)
Repeat merupakan kata baku dalam Pascal
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan pengenal
•Penulisan pengenal harus konsisten, tidak boleh diubah-ubah begitu saja. Penulisan yang berbeda akan dianggap sebagai pengenal yang berbeda pula. Pengenal yang dikenal komputer hanya pengenal yang ditulis pada bagian deklarasi.
•Bahasa Pascal incase sensitive, artinya huruf besar dan huruf kecil dianggap sama saja. Misalnya, jika di bagian deklarasi ditulis jumlah, maka di bagian lain boleh saja ditulis JUMLAH atau JuMlaH.
•Untuk lebih memudahkan, penulisan pengenal dibuat sesingkat mungkin namun masih dapat dikenali maksudnya sehingga contoh di atas dapat saja kita tulis seperti berikut. Misalnya, keterangan ditulis dengan ket, atau nama mahasiswa ditulis nama_mhs.
•Tidak disarankan menulis pengenal dengan A, B, C atau X, Y, Z terutama pada program yang cukup kompleks dan melibatkan banyak pengenal karena akan merepotkan pemrogram sendiri.
Pengenal Konstanta
Ada baiknya pembahasan tentang pengenal akan kita batasi pada konstanta dan variabel. Kita mulai dengan konstanta dulu. Konstanta adalah media penyimpanan data yang nilainya tetap selama proses eksekusi program. Deklarasi konstanta artinya proses pemberian nilai yang disimpan dalam konstanta tersebut. Format penulisannya (atau syntax) adalah
const
NamaKonstanta = NilaiKonstanta;
Perhatikan Program 4 1 sebagai contoh deklarasi konstanta. Ada dua konstanta di sana, yaitu nama (diberi nilai Zuhdi’) dan asal (diberi nilai ‘Bandung’).
Program 4 1
Program DeklarasiKonstanta;
uses wincrt;
const
nama = 'Zuhdi';
asal = 'Bandung';
begin
writeln('Nama saya ',nama);
writeln('Asal dari ',asal);
end.
Bila Program 4 1 dijalankan akan diperoleh keluaran sebagai berikut
Nama saya Zuhdi
Asal dari Bandung
Penulisan sebuah nilai dalam bentuk konstanta sangat dibutuhkan terutama jika nilai tersebut ditulis beberapa kali di dalam program. Jika sewaktu-waktu perlu diganti nilainya, maka penggantian itu cukup dilakukan sekali, yaitu pada bagian deklarasi konstanta.
Bandingkan Program 4 2. yang tidak menggunakan konstanta dengan Program 4 3. yang menggunakan konstanta.
Program 4 2
Program NilaiBerulang;
uses wincrt;
begin
writeln(‘Daerah Bebas Asap Rokok’);
writeln(‘Daerah Bebas Asap Rokok’);
writeln(‘Daerah Bebas Asap Rokok’);
end.
Program 4 3
Program NilaiBerulang;
uses wincrt;
const
x = ‘Daerah Bebas Asap Rokok’;
begin
writeln(x);
writeln(x);
writeln(x);
end.
Jika kita hendak mengganti argumen pada perintah writeln pada Program 4 2. dengan kalimat yang lain, maka kita harus menggantinya sebanyak tiga kali. Sebaliknya, pada Program 4 3 hal itu cukup dilakukan sekali saja yaitu pada bagian deklarasi konstanta x saja.
Pengenal Variabel
Deklarasi variabel adalah proses menentukan tipe data apa yang dapat disimpan dalam variabel tersebut. Variabel adalah media penyimpanan data yang nilainya dapat berubah selama proses eksekusi. Namun perubahan tersebut hanya dapat digunakan untuk nilai yang setipe, artinya data yang baru dan yang lama memiliki tipe data yang sama. Format penulisannya adalah :
Var
NamaVAriabel = TipeData ;
Contoh penggunaan variabel di dalam program dapat dilihat pada Program 4 4. Dalam program ini tipe data nama dan usia adalah string dan integer. String adalah tipe data untuk data non numerik, sedangkan integer adalah tipe data untuk bilangan bulat.
Program 4 4
Program DeklarasiVariabel;
uses wincrt;
var
nama : string;
usia : integer;
begin
nama:='Parman';
Usia:=19;
writeln('Nama = ',nama);
writeln('Usia = ',usia);
end.
Bila program 2.4. dijalankan dihasilkan keluaran :
Nama = Parman
Usia = 19
Data yang disimpan dalam media penyimpanan seperti konstanta dan variabel di atas disebut dengan nilai. Secara umum tipe data nilai ada dua : nilai numerik (angka) dan non numerik (huruf atau simbol).
fmipa.unlam.ac.id/ilkom/?dl_name=alpro%201.pdf
3. Sebutkan dan jelaskan macam-macam tipe data identifier variabel yang digunakan
dalam program pascal!
Jawab:
Tipe data identifier variabel
•Tipe Integer merupakan tipe data yang nilainya tidak mempunyai titik decimal. Ada 5 tipe data yang termasuk dalam kelompok ini yaitu:
•Tipe Real merupakan bilangan yang berisi titik decimal. Dalam pascal paling sedikit harus
4. Jelaskan perbedaan penggunaan statemen kendali antara statemen if-then, if-then-else
dan case of !
Jawab:
Perbedaan penggunaan statemen kendali antara statemen if-then, if-then-else
dan case of adalah
•If then merupakan suatu kondisi dimana kita hanya mempunyai satu pernyataan dan harus melewati pernyataan itu untuk menemukan hasilnya.
•If then else merupakan suatu kondisi dimana kita harus mengambil keputusan terhadap 2 alternatif atau lebih.
•Case of merupakan suatu struktur untuk memilih, layaknya sebuah channel yang dapat di tentukan sesuai kehendak input.
Statement ARRAY
LABORATORIUM TEKNIK KIMIA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UPN “VETERAN” JATIM
Pratikum : Statement ARRAY
Percobaan : VIII
Tanggal : 09 Juni 2011
Pembimbing : : Ir. Shinta Soraya Santi,MT
Nama : M.Khadik Asrori
NPM/Semester : 1033010011/II
Romb./Group : I/D
NPM/Trman praktek : 1033010015/ Nurul Amalia
LAPORAN RESMI
Soal :
1. Buatlah program beserta flowchartnya untuk menampilkan hasil sebagai berikut !!
2 21 31 12 3 16 17
13 33 22 31 14 19 24
42 54 32 29 65 71 21
10 19 29 18 12 91 55
2. Buatlah program beserta flowchartnya untuk menampilkan hasil sebagai berikut dengan menggunakan data array !!
X X2 X3
1 1 1
2 4 8
3 9 27
4 16 64
5 25 125
Jawaban :
1. Program
program prog_soal_1;
uses wincrt;
var
k,l:integer;
data:array[1..4,1..7] of integer;
begin
data[1,1]:=2;
data[1,2]:=21;
data[1,3]:=31;
data[1,4]:=12;
data[1,5]:=3;
data[1,6]:=16;
data[1,7]:=17;
data[2,1]:=13;
data[2,2]:=33;
data[2,3]:=22;
data[2,4]:=31;
data[2,5]:=14;
data[2,6]:=19;
data[2,7]:=24;
data[3,1]:=42;
data[3,2]:=54;
data[3,3]:=32;
data[3,4]:=29;
data[3,5]:=65;
data[3,6]:=71;
data[3,7]:=21;
data[4,1]:=10;
data[4,2]:=19;
data[4,3]:=29;
data[4,4]:=18;
data[4,5]:=12;
data[4,6]:=91;
data[4,7]:=55;
for k:=1 to 4 do
begin
for l:=1 to 7 do
begin
write(data[k,l]:5);
end;
writeln;
end;
end.
Hasil
Flowchart :
2. Program
program prog_soal_2;
uses wincrt;
var
k,l:integer;
data:array[1..5,1..3] of integer;
begin
writeln(' x x^2 x^3');
writeln('-----------------------');
data[1,1]:=1;
data[1,2]:=1;
data[1,3]:=1;
data[2,1]:=2;
data[2,2]:=4;
data[2,3]:=8;
data[3,1]:=3;
data[3,2]:=9;
data[3,3]:=27;
data[4,1]:=4;
data[4,2]:=16;
data[4,3]:=64;
data[5,1]:=5;
data[5,2]:=25;
data[5,3]:=125;
for k:=1 to 5 do
begin
for l:=1 to 3 do
begin
write(data[k,l]:5);
end;
writeln;
end;
end.
Hasil :
Flowchart :
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UPN “VETERAN” JATIM
Pratikum : Statement ARRAY
Percobaan : VIII
Tanggal : 09 Juni 2011
Pembimbing : : Ir. Shinta Soraya Santi,MT
Nama : M.Khadik Asrori
NPM/Semester : 1033010011/II
Romb./Group : I/D
NPM/Trman praktek : 1033010015/ Nurul Amalia
LAPORAN RESMI
Soal :
1. Buatlah program beserta flowchartnya untuk menampilkan hasil sebagai berikut !!
2 21 31 12 3 16 17
13 33 22 31 14 19 24
42 54 32 29 65 71 21
10 19 29 18 12 91 55
2. Buatlah program beserta flowchartnya untuk menampilkan hasil sebagai berikut dengan menggunakan data array !!
X X2 X3
1 1 1
2 4 8
3 9 27
4 16 64
5 25 125
Jawaban :
1. Program
program prog_soal_1;
uses wincrt;
var
k,l:integer;
data:array[1..4,1..7] of integer;
begin
data[1,1]:=2;
data[1,2]:=21;
data[1,3]:=31;
data[1,4]:=12;
data[1,5]:=3;
data[1,6]:=16;
data[1,7]:=17;
data[2,1]:=13;
data[2,2]:=33;
data[2,3]:=22;
data[2,4]:=31;
data[2,5]:=14;
data[2,6]:=19;
data[2,7]:=24;
data[3,1]:=42;
data[3,2]:=54;
data[3,3]:=32;
data[3,4]:=29;
data[3,5]:=65;
data[3,6]:=71;
data[3,7]:=21;
data[4,1]:=10;
data[4,2]:=19;
data[4,3]:=29;
data[4,4]:=18;
data[4,5]:=12;
data[4,6]:=91;
data[4,7]:=55;
for k:=1 to 4 do
begin
for l:=1 to 7 do
begin
write(data[k,l]:5);
end;
writeln;
end;
end.
Hasil
Flowchart :
2. Program
program prog_soal_2;
uses wincrt;
var
k,l:integer;
data:array[1..5,1..3] of integer;
begin
writeln(' x x^2 x^3');
writeln('-----------------------');
data[1,1]:=1;
data[1,2]:=1;
data[1,3]:=1;
data[2,1]:=2;
data[2,2]:=4;
data[2,3]:=8;
data[3,1]:=3;
data[3,2]:=9;
data[3,3]:=27;
data[4,1]:=4;
data[4,2]:=16;
data[4,3]:=64;
data[5,1]:=5;
data[5,2]:=25;
data[5,3]:=125;
for k:=1 to 5 do
begin
for l:=1 to 3 do
begin
write(data[k,l]:5);
end;
writeln;
end;
end.
Hasil :
Flowchart :
Langganan:
Postingan (Atom)